Sebenarnya sudah ada papan larangan dari Pemkot Badung terkait pendirian bangunan di kawasan subak itu. Tapi, pada kenyataannya, susah melakukan pengawasan sehari-hari bila tidak melibatkan para petani. ”Kepedulian dan peran aktif petani inilah yang diperlukan agar subak tetap lestari,” tutur dia. (*/c9/oki/rie)
Perjuangan Prof Wayan Windia Bersama Petani Lestarikan Subak di Bali

ATUR AIR: Prof Wayan Windia (tengah) bersama pekaseh subak (petugas irigasi) saat meninjau lahan pertanian di Denpasar, Bali, belum lama ini.