Tak Ada F1 Malaysia Setelah 2018

Tak Ada F1 Malaysia Setelah 2018
BIAYA TINGGI: Pemerintah Malaysia memutuskan untuk tidak lagimenggelar even F1 di Sepang Malaysia dengan alasan biaya tinggi.Sebaliknya, perhelatan MotoGP lebih murah namun banyak diminati
0 Komentar

”Kini Singapura bukan hanya sebagai persinggahan orang dari satu negara yang akan pergi ke negara lain tapi sudah menjadi tujuan. Mereka tidak butuh F1 lagi,” ucap pria 86 tahun tersebut.

Di tengah kabar tersebut, F1 memastikan GP Kanada dipastikan akan tetap ada dalam kalender balap musim depan. Menyusul berbulan-bulan negosiasi antara Formula One Management (FOM), wali kota Montreal, dan wali kota Montreal, dan Bernie Ecclestone kemarin diumumkan bahwa GP Kanada pasti menjadi tuan rumah balapan F1 musim depan. Sebelumnya Kanada masuk dalam kalender balap F1 sementara 2017 dengan status to be confirmed.

Selasa waktu lokal, Wali Kota Montreal Denis Coderre melalui akun Twitter-nya menyatakan bahwa kesepakatan sudah tercapai. ”Kesepakatan dengan FOWC (F1 World Championships) dan Octane (promotor balapan) tercapai. GP Kanada di 2017 akan tetap dilaksanakan,” tulisnya. GP Kanada akan digelar 11 Juni.

Baca Juga:Selektif Memilih Calon PemimpinPanwaslu Pelototi Politik Uang

Coderre kemudian menjelaskan kepada media terkait dengan detil penyelenggaraannya. Di antaranya terkait renovasi Sirkuit Gilles Villeneuve ditunda hingga 2019. Tertundanya kepastian GP Kanada, sebelumnya, disebabkan rencana perbaikan sirkuit yang dijadwalkan tahun depan. Namun rencana itu tertunda.

Selain Kanada satu balapan klasik lainnya yang berhasil dipastikan tetap berada di dalam kalender balap musim depan adalah GP Brasil. Rencananya balapan akan dihelat pada 13 November. Balapan di Interlagos tersebut biasanya menjadi salah satu penentu dalam perebutan gelar juara dunia. (cak/rie)

0 Komentar