Posisi Jabar Masih Bisa Disalip, Jateng Menguntit di Posisi Kedua

atelt-paralimpik-judo-asal-jabar
FAJRI ACHMAD NF / BANDUNG EKSPRES
BANTING: Atlet paralimpik Judo asal Jabar Bayu Pratama (putih) saat melawan atlet paralimpik asal Sumatra Selatan Abdul Hapid (biru).
0 Komentar

”Hingga saat ini jawa barat memimpin raihan medali, dimana ada 10 medali yang diperoleh yaitu 6 medali emas, 2 medali perak dan 2 perunggu,” jelas Darwis di venue catur Hotel Savoy Homan Bandung, kemarin.

Sementara untuk peringkat kedua, lanjutnya itu diraih oleh kontingen provinsi  Sumatera Utara dengan raihan 4 medali emas, 5 medali perak, 2 medali perungu. Sedangkan di peringkat ketiga diraih oleh  Sumatera Selatan dengan raihan 3 medali emas, 2 medali perask, 3 medali perungu.

”Untuk peringkat keempat itu diraih oleh Kalimantan Timur dengan raihan 2 medali emas, dan 1 medali perunggu. Sedangkan peringkat kelima diraih DIY Yogyakarta dengan raihan 1 medali emas,” katanya.

Baca Juga:Temukan Bukti Uang Ratusan Juta dan Kendaraan, Kanit Reskrim Di-OTTPerang Tomat sebagai Wujud Syukur

Diungkapkan Darwis, peraihan medali akan terus bergulir, terlebih saat ini ada beberapa kelas yang sedang dipertandingkan khususnya catur cepat. Bahkan setelah itu akan disambung dengan blind chess.

”Saat ini sudah memasuki pertandingan catur cepat, ada beberapa medali yang akan didistribusikan kepada para atlet,” katanya.

Sementara itu, Pelatih Judo Jabar Ira Purnamasari mengaku, rasa gembira atas keberhasilan atlet Jabar menjadi juara umum cabor judo Peparnas XV.

Menurutnya dengan segala keterbatasan sarana latihan, para atlet ini mampu menunjukkan penampilan yang meyakinkan selama pertandingan.

”Dengan kesuksesan ini saya berharap kedepannya cabor judo mendapat perhatian yang lebih dari NPCI Jabar. Sebab, saat ini kita tidak punya fasilitas apa-apa, latihan aja masih numpang,” kata dia.

”Besi nggak punya, dojo nggak punya, matras gak punya, kadang kita latihan di PJSI kadang ikut di PABBSI,” sambung Ira. (ris/bbs/rie)

Persaingan ketat dalam laga goalball antara provinsi Kalimantan Timur melawan Sumatra Utara. Berdasarkan pantauan, bola yang dilesakkan oleh para pemain dari Sumatera Utara ini lebih banyak menghasilkan gol dibanding kalimantan Timur.

Baca Juga:Ada Keganjilan pada UU Pilkada Tentang Dana KampanyeFota Center Bantu Pasien Penderita Kanker Rahang

Alhasil kemenangan diraih  oleh provinsi Sumatera Utara dengan skor 27-20. Kepiawaian para atlet Sumut ini tidak bisa dipungkiri, meski hanya latihan 2 bulan, para pemain goalball dari Sumut, mampu membungkam tim dari Kaltim.

Ada yang menarik dalam pertandingan goalball ini, sejak peluit ditiupkan tanda pertandingan di mulai, jual beli goal sudah diperlihatkan oleh kedua tim. Tubuh para atlet harus berjibaku jatuh bangun untuk menahan bola dari lesakkan tangan lawan.

0 Komentar