Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bandung, Drs H Erick Ekananta Juriara, menjelaskan tingkat kehadiran PNS pasca cuti Idul Fitri 1 syawal 1437 H mencapai 97 persen.
”PNS yang hadir alhamdulillah mencapai 97 persen, sementara yang tidak hadir hanya 3 persen. PNS yang tidak hadir ini dikarenakan ada yang tugas luar sebagai petugas pengamanan arus mudik lebaran, sakit, cuti melahirkan dan tugas belajar,” jelas Erick Ekananta.
Abubakar Sidak ke Kantor Kecamatan
Di bagian lain, Bupati Bandung Barat Abubakar didampingi Wakil Bupati Bandung Barat Yayat T Soemitra melakukan sidak ke Kantor Kecamatan Cipatat. Kedatangan Abubakar ini untuk memastikan pelayanan yang diberikan oleh petugas kecamatan di hari pertama masuk kerja pasca libur Lebaran. ”Saya lihat kehadiran petugas juga sudah baik,” kata Abubakar kepada wartawan di Cipapat, kemarin.
Baca Juga:Incar Empat Medali Emas, Atlet Ski Air Berlatih ke AmerikaMOS Dijamin Tanpa Pelonco
Abubakar meminta, para camat juga harus bisa mendelegasikan kepada sekretaris camat (sekmat) atau staf lainnya agar memudahkan pelayanan kepada masyarakat. Sebab, camat sendiri seringkali tidak berada di tempat melainkan selalu mobile. Sehingga segala tugas bisa diserahkan kepada bawahannya. ”Camat itu suka mobile, jadi delegasikan saja segala tugasnya kepada sekmat untuk mewakili camat. Kasihan masyarakat yang sudah datang ke kantor kecamatan kalau tidak dilayani,” tuturnya.
Bahkan, lanjut Abubakar, ke depan pelayanan kepada masyarakat harus dikembangkan. Mulai dari penomoran antrean dengan sistem digital. Dengan cara tersebut akan jauh lebih tertib dan cepat. ”Saya berharap ada inovasi baru dalam pelayanan seperti penomoran antrean digital. Ini juga harus dilakukan di Kantor Disdukcasip agar masyarakat terlayani dengan baik,” paparnya.
Usai melakukan sidak di Kantor Kecamatan Cipatat, Abubakar bersama rombongan melanjutkan sidak ke Puskesmas DTP Rajamandala. Di sana Abubakar melakukan peninjauan ke sejumlah ruangan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat. ”Puskesmas ini menjadi tempat pelayanan selama mudik Lebaran,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Pupu Sari Rohayati menambahkan, Puskesmas DTP Rajamandala ini sudah banyak menerima pasien selama mudik Lebaran. Tercacat pada H+1 Lebaran saja tercatat ada 2 orang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Ditambah dengan pasien yang mengalami sakit lambung atau pencernaan pada hari Lebaran berjumlah 41 orang dan 19 orang pada H+1 Lebaran. ”Korban laka juga ada dan yang paling banyak pasien karena sakit lambung,” ujarnya.
