Kerahkan 158 Ribu Personel, Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran

Kerahkan 158 Ribu Personel, Amankan Arus Mudik dan Balik Lebaran
PERIKSA PASUKAN: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan didampingi Kapolda Jabar Irjen Bambang Waskito memeriksa pasukan pada apel gelar pasukan OPS Ramadniya 2016 di Lapangan Tegalega, Kota Bandung, kemarin (30/6).
0 Komentar

”Penerangan jalan umum masih kurang jadi harus hati-hati saat malam jangan ngebut-ngebut. Rambu-rambu kita pasang banner untuk hati-hati, rambu Dishub ada tapi masih kurang,” paparnya.kemarin (30/6).

Asep menambahkan, berdasarkan letak geografis, Jalan Raya Puncak berbeda dengan jalan di Jakarta yang datar. Kondisi jalan yang bergunung, tanjakan, turunan, dan belokan harus diperhatikan oleh para pemudik. ”Banyak tanjakan, turunan, dan belokan tajam. Bagi warga yang akan melintas harap hati-hati, kondisi mobil harus prima. Diperkirakan puncak arus mudik dan arus balik pada H-4 dan H+3 Lebaran,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Lembaga Pengkajian Tata Ruang Metropolitan (LPTRM) Kabupaten Cianjur Endang Suryatna, mengatakan, Jalan Raya Puncak masih kurang rambu peringatan batas kecepatan dan tanda tikungan di sejumlah titik.

Baca Juga:Libatkan Atlet Legendaris di Kirab Api PON dan Peparnas31 Atlet Garut Masuk PON Jabar

”Terutama di wilayah Kecamatan Cugenang, banyak jalan turunan dan tikungan tajam tapi rambunya sedikit. Malahan di tikungan Desa Cibeureum tidak ada, kondisi jalan pun gelap saat malam,” ujarnya.

Endang menambahkan, hal itu harus menjadi perhatian mengingat Jalan Raya Puncak merupakan jalur mudik yang selalu ramai dan juga rawan kecelakaan.

”Ini harus diperhatikan, bayangkan jalan di tikungan tidak ada rambu, tidak ada lampu, saat malam pengendara akan susah melihat kondisi jalan apakah lurus atau belok,” tandasnya. (dn/yul/oha/eza/rie)

0 Komentar