PWI dan Jajaran Setda Kabupaten Bandung Bukber

bandungekspres.co.id, MARGAYAHU – Untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antara jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pejabat di lingkungan Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Bandung menggelar buka bersama (bukber) di sebuah rumah makan kawasan Margahayu, Kabupaten Bandung kemarin (24/6). Dalam bukber itu hadir secara langsung Sekda Kabupaten Bandung H. Sofyan Nataprawira serta asisten Tata Praja dan humas pemkab Bandung.

”Buka puasa bersama ini tiada lain sebagai upaya untuk menjalin silaturahmi lebih erat sehingga jajaran PWI dan pejabat di lingkup pemkab Bandung semakin sinergis,” ujar Sofyan.

Acara tersebut diselingi tanya jawab seputar perkembangan pemerintahan Kabupaten Bandung. Salah satunya terkait dengan perubahan struktur organisasi tata kerja pejabat di lingkup pemkab Bandung. Isu ini cukup menarik, sehingga sejumlah wartawan bertanya kepada Sofyan. Salah satunya soal pergantian Sekda yang sudah lama dijabatnya.

Sementara itu, Yudi Arayanto, Asisten Pemerintahan Kabupaten Bandung mengakui dalam silaturahmi dengan jajaran PWI itu sebagai salah satu bentuk memperkuat hubungan pejabat pemkab Bandung dengan jajaran wartawan.

”Dengan digelarnya kegiatan buka puasa bersama ini, gagasan Humas dan PWI sangat tepat. Sehingga ke depan PWI dan pejabat di lingkungan pemkab Bandung terjalin hubungan harmonis. Kami berharap apa yang dilakukan ini ke depan semakin baik dan pemberitaan seputar pemerintahan Kabupaten Bandung terjadi sebagai berita yang bersifat membangun,” katanya.

Ketua PWI Kabupaten Bandung Teti R Kusnadi mengatakan, insan pres sebagai penulis berita di lingkungan Pemkab Bandung sudah sewajarnya melakukan kordonasi dan menjalin  hubungan baik dengan pemkab. Karena PWI Kabupaten Bandung sebagai mitra pemerintah yang senantiasa mencari berita seputar pembangunan Kabupaten Bandung.

”Ini merupakan langkah awal yang dilakukan oleh jajaran PWI. Karena kami akui sebagai insan pers tak akan lepas dari tupoksinya yakni sebagai media informasi, dan kontrol sosial.  Untuk itu kami  sebagai mitra pun wajib memberikan masukan dan saran kepada pemerintah termasuk mengkritis pemerintah,” terang Teti. (gun/fik)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan