Urai Simpul Kemacetan, Sistem Integrasi Tol Dievaluasi Pekan Depan

ILUSTRASI: Jalan Tol. (Jabar Ekspres)
ILUSTRASI: Jalan Tol. (Jabar Ekspres)
0 Komentar

Kepala Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Herry Trisaputra Zuna mengatakan, uji coba itu menjadi langkah pertama pemerintah untuk menerapkan integrasi sistem pembayaran untuk tol seluruh Indonesia. Dua cluster dipilih karena sesuai dengan momen Lebaran 2016 yang menaruh beban berat untuk jalan di Pulau Jawa.

”Untuk sementara memang baru dua cluster yang akan diresmikan. Artinya, memang masih ada beberapa hambatan berupa gerbang pembayaran. Tapi, jauh lebih sedikit dibanding tahun lalu,” jelasnya saat dihubungi Jawa Pos (induk Jabar Ekspres) kemarin (12/6).

”Gerbang Palimanan memang masih dipertahankan meski menurut teori bisa dihilangkan. Sebab, infrastruktur untuk pintu keluar Kanci-Pejagan masih kurang mampu menanggung terlalu banyak mobil. Kalau dihilangkan, nanti tekanan untuk gerbang di Brebes (Pejagan, Red) itu akan berlebihan,”’ jelasnya.

Baca Juga:Polisi Musnahkan Narkoba dan MirasPembiayaan LRT Harus melalui APBN

Meski begitu, dia mengaku bahwa hal tersebut bakal menghilangkan setidaknya dua titik paling rawan dalam tol yang menghubungkan ibu kota dengan Jawa Tengah. Yakni, titik gerbang tol Cikopo dan gerbang tol Kanci. Pada arus mudik tahun lalu, dua gerbang itu menjadi titik antrean mobil yang cukup parah.

”Bayangkan, untuk melewati gerbang Cikopo saja, pengemudi harus menunggu setidaknya dua jam. Kalau mereka harus menunggu lama di setiap pintu, tentu perjalanan mereka semakin lama. Tapi, tahun ini gerbang sepanjang tol akan berkurang menjadi dua,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Subbagian Hukum dan Informasi BPJT Wisnu Priambodo menjelaskan bahwa gerbang tol Cikopo sudah mulai dinonaktifkan. Menurut pengamatan, pembongkaran gerbang sudah dimulai. ”Sampai hari ini (kemarin, Red), memang masih membayar. Tapi, mulai besok gerbang ini akan dibiarkan dan mobil akan bebas melewati,” jelasnya saat mengunjungi gerbang Cikopo kemarin.

Sementara itu, Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia Danang Parikesit setuju jika integrasi sistem pembayaran bisa mengurangi kemacetan di jalan tol. Sebab, gerbang tol memang sering menjadi simpul macet kendaraan di momen-momen liburan. Namun, dia menegaskan bahwa sistem harus tetap tegas untuk membagi biaya tiket tol. (bil/c10/agm/rie)

0 Komentar