Setelah pidatonya selesai, Jokowi yang juga didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno menandatangani Keppres menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahirnya Pancasila sekaligus hari libur.
Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengajak seluruh, generasi muda saat ini untuk bisa menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam setiap regulasi yang mengatur kehidupan sosial, politik dan budaya.
”Menjadi tantangan bagi generasi selanjutnya adalah harus mampu menghadirkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.
Baca Juga:PSK Pulang Kampung, Hiburan Malam Tutup Selama RamadanDemokrat Subang Dukung Irfan
Bahkan Pancasila sebagai pondasi masyarakat, berbangsa dan bernegara. Pihaknya akan mendorong agar Pancasila menjadi ideologi yang dapat menjamin lahirnya tata dunia baru yang lebih adil dan beradab. Sementara itu, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil diberi mandat untuk membacakan teks Pancasila.
Berdasarkan pantauan, Jalan Asia Afrika mulai ditutup pada pukul 08.30 hingga pada pukul 14.00. Tampak, sejumlah tamu undangan seperti Wakil Presiden ke-11 Budiono.
Hadir pula jajaran kementerian dari Kabinet Kerja Jokowi. Antara lain Menko PMK Puan Maharani, Mensesneg Pratikno, Seskab Pramono Anung dan Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki. Lalu, Anggota MPR RI, DPR RI dan DPD RI.
Tepat pukul 09.00, gelaran parade dan defile yang dimulai dari Hotel Savoy Homann menuju kawasan Gedung Merdeka yang melibatkan drumband Secapa TNI AD, Paskibra, Pramuka, Mojang Jajaka, dan komunitas sepeda ontel Kota Bandung.
Usai peringatan pidato Bung Karno 1 Juni 1945, Ridwan Kami mendampingi Megawati Soekarno Putri, Puan Maharani dan sejumlah pejabat lainnya melakukan napak tilas ke Penjara Banceuy. Tidak lupa juga Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi dan Istri Ahmad Heriawan Netty Heriawan melakukan napal tilas tersebut. (nit/rie)
