oleh

Gempa Jepang dan Myanmar, Pemerintah Pastikan Tak ada Korban WNI

 

bandungekspres.co.id, JAKARTA – Pemerintah Indonesia dengan cepat merespon terkait bencana gempa yang menimpa Kyushu, Jepang, dan Naypyidaw, Myanmar. Salah satu prioritas, memastikan adanya warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dari bencana tersebut. Dari laporan terakhir, Kementerian Luar Negeri belum mendapatkan informasi tentang korban dari dua bencana tersebut.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, pihaknya telah menerima informasi terkait gempa yang terjadi di distrik Kumamoto, Kyushu, Jepang. Menurut informasi yang diterima, gempa berskala getaran 6,4 SR (Skala Richter) itu telah menimbulkan 9 korban jiwa dan 900 korban luka-luka.

Baca Juga:  Emil Tekankan PPDB 2021 Harus Adil dan Transparan

’’Kami terus mencari informasi terkait kemungkinan adanya korban WNI pada gempa tersebut. KBRI Tokyo telah melakukan kontak dengan tokoh-tokoh masyarakat Indonesia di Kumamoto serta melalui jaringan sosial media WNI. Namun, sejauh ini tidak ada laporan terkait hal terssebut. Masyarakat Indonesia dilaporkan dalam keadaan baik,’’ ujarnya di Jakarta kemarin (15/4).

Memang, lanjut dia, ada beberapa WNI yang harus mengungsi ke Kumamoto Daigaku (Universitas Kumamoto) atau mengungsi di Mesjid Kumamoto karena tempat tinggal mereka yang terkena dampak gempa. Namun, keselamatan mereka sudah terkonfirmasi. Menurut data KBRI Tokyo, jumlah WNI yang berada di distrik Kumamoto berjumlah 204 orang. Itu terdiri dari dari 144 orang pekerja dan 60 orang pelajar.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga