Selain masalah sirine, persoalan alat deteksi tsunami atau buoy tsunami juga sama. kurangnya pembiayaan untuk pengadaan dan biaya operasional membuat 22 buoy milik Indonesia tidak berfungsi. Kondisi ini tentu menyulitkan untuk memastikan apakah tsunami terjadi di lautan atau tidak. ”Saat ini Indonesia hanya mengandalkan 5 buoy tsunami internasional yang ada di sekitar wilayah kita,” keluh Sutopo.
Melihat kondisi ini, Sutopo meminta agar masterplan bisa kembali dijalankan. Banyak rangkaian yang harus dicapai agar risiko bencana tsunami bisa diperkecil. Untuk mengerjakan masterplan ini, dibutuhkan dana hingga Rp 11 triliun untuk jangka waktu lima tahun. (mia/byu/agm/rie)
Tercatat 12 Kali Gempa Susulan Guncang Samudera Hindia Setelah 7,8 SR

PERBANDINGAN GEMPA: Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memberikan paparan terkait gempa di Mentawai kemarin (2/3).