”Ya inilah hiburan kami. Setelah menyelesaikan pekerjaan seminggu, bertelepon ria dapat mengurangi kepenatan,” kata Emanuel. Kendati, untuk bisa menelepon, mereka juga harus berpenat-penat dulu di atas perahu. (*/JPG/c11/ttg/rie)
”Wartel Pohon Waru” ala Para Pemburu Sinyal di Mimika Timur Jauh
