Sementara itu, Kapolsek Padalarang Kompol Suherman membenarkan, longsor terjadi di lahan garapan untuk kavling di Kampung Purabaya RT01 RW 06, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang. Tanah longsor yang berasal dari lokasi tanah garapan untuk kavling yang dikelola oleh Kapten Nandang. ’’Longsor mengenai beberapa halaman rumah dan lahan milik orang lain yang berada di bawahnya,’’ ucapnya.
Sebanyak lima KK yang halaman rumahnya terkena longsoran tanah Rabu malam (25/11), warga, bersama pemilik lokasi tanah kavling sedang berusaha membersihkan tanah longsoran. Sebelumnya, jalan menuju kantor Desa Jayamekar sempat ditutup, namun sekarang sudah bisa dilalui kendaraan.
’’Langkah-langkah yang sudah dilakukan polisi, melakukan cek TKP. Berkoordinasi dengan aparatur Desa Jayamekar dan mengumpulkan bahan keterangan/data kejadian,’’ jelasnya.
Baca Juga:Perjalanan Menantang dengan Tour Guide Anggota TNICegah Faham Terorisme Masuk Kampus
Di tempat terpisah, Kepada Desa Girimukti, Kecamatan Cipongkor Asep Gumilar menyampaikan, longsor menimpa dua rumah di RW yang berbeda di wilayahnya. ’’Kerugian ditotal mencapai Rp 85 juta,’’ katanya.
Menurutnya, rumah atas nama Aan, 40, yang dihuni empat orang keluarga mengalami kerusakan sangat berat. Ditaksir kerugian mencapai Rp 70 juta. Sebab, longsoran tanah merusak bagian depan rumah. ’’Untuk korban atas nama Anah, 70, dihuni empat orang keluarga mengalami kerusakan sedang. Sebab, tanah longsoran terkena bagian dapur. Sehingga ditaksir kerugian mencapai Rp 15 juta,’’ jelasnya.
Untuk tanah yang masuk ke dalam rumah sudah dibersihkan oleh 20 warga. Semua korban langsung mengungsi ke rumah sanak saudaranya. ’’Longsor juga merusak fasilitas umum, jalan gang panjang 7 meter tinggi 3 meter,’’ katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun longsor juga terjadi di Desa Cicangkang, jalan menuju Kecamatan Gununghalu. Kira-kira longsor kira-kira mencapai 10 meter. Longsor juga hampir memutuskan Jalan Gununghalu-Sindangkerta dan akses Jalan dari Desa Buninagara menjuju Ciwidey. Kurang lebih enam titik longsor, beberapa sawah warga juga terbawa arus.
Rendam Tiga Rumah
Sementara itu, tiga rumah terendam air dan rusak parah di kawasan Bandung Timur setelah diguyur hujan kemarin (26/11). Peristiwa itu terjadi di Kompleks Giri Mande Cikadut RT/RW 05/04 Kelurahan Karang Pamulang, Kecamatan Mandali.
Kejadian tersebut dialami setelah beton benteng perumahan tak kuat menahan tumpukan galian dan tebing. Akibatnya, ketiga rumah yang berada di bawah benteng menerima luapan air dan tertimpa reruntuhan tebing dan benteng yang jebol.
