Heryawan menceritakan, pada 2010 lalu dirinya sempat didemo akibat penerapan LPSE yang dianggap memihak kapitalis dan tidak membuka ruang bagi pengusaha luar provinsi Jabar untuk ikut tender.
Akan tetapi, seiring berjalannya waktu, dan keterbukaan semua pihak menerima bahkan pengusaha lokal Jabar pun bisa ikut di daerah lain, sehingga terjadi keadilan dan peluang setara bagi semua pihak.
Sementara itu penghargaan ini juga adalah keenam kalinya bagi Balai Layanan Pengadaan Secara Elektronik/LPSE Dinas Komunikasi Informatika Prov. Jabar) secara berturut-turut dari tahun 2010 lalu yang diserahkan langsung oleh Menteri Bappenas Sofyan Djalil dan Kepala LKPP Agus Prabowo. (yan/vil)
