Bisa Apa Tanpa La Pulga?

Bisa Apa Tanpa La Pulga?
ISTIMEWA
KECOH: Angel Di Maria bakal menjadi andalan saat Argentina melawan Brasil dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia. Albiceleste berjuang tanpa megabintang mereka Lionel Messi.
0 Komentar

Statistik ESPN dalam laga melawan Ekuador (9/10) dan Paraguay (14/10), winger yang bermain di Paris Saint-Germain (PSG) itu belum mampu menggantikan peran Messi. Terutama sebagai pembeda. Dalam dua laga, Di Maria kesulitan mencetak gol dari tujuh kali shots-nya.

Dikutip dari Goal, Di Maria mengakui tanpa Messi kekuatan Argentina tereduksi banyak. Terlebih, tidak ada Sergio ’’Kun’’ Aguero di posisi nomor sembilan. ’’Keduanya sangat fundamental di sini (Argentina). Kami akan mencoba apapun untuk tiga poin di Buenos Aires dan Barranquilla (melawan Kolombia). Walaupun itu tidak mudah didapat,’’ ungkap El Fideo, julukan Di Maria.

Tidak adanya sosok pembeda itu yang paling dirindukan. Barca bisa bebas dari Messidependencia dengan moncernya Neymar dan Luis Suarez sebagai pembeda. Lalu, bagaimana Argentina? Sudah tanpa Aguero, sekarang Carlos Tevez juga terancam akan absen di laga itu.

Baca Juga:Ingin Besaran DP KPR BerubahAlumni ITB 81 Minta Indar Dibebaskan

Tevez yang dipanggil untuk dua laga kualifikasi Piala Dunia 2018 kali ini tidak terlihat dalam sesi latihan timnas Argentina, kemarin WIB (10/11). Satu-satunya asa di timnas Argentina kali ini diberikan kepada Gonzalo Higuain. Pemain yang dijuluki El Pipita itu sedang on fire di level klub.

Higuain baru mencetak gol 200-nya saat Napoli mengalahkan Udinese 1-0 pada giornata 12 Serie A, Senin dini hari kemarin WIB (9/11). ’’Saya harap dia melanjutkan track bagus itu di sini dengan membantu kami mencetak gol. Itu yang sudah lama kami rindukan,” harap mantan penggawa Manchester United itu.

Selain Higuain, masih ada Paulo Dybala dan Angel Correa yang masih dalam kondisi fit. Apabila tanpa Tevez, kemungkinan besar Tata akan kembali menerapkan formasi 4-3-3 dengan menempatkan Correa di sisi kiri dan Di Maria di kanan. Lalu, di tengah ditempati Higuain.

Tata mengatakan, absennya Higuain dalam dua laga sebelumnya bukan sebagai bentuk sanksinya pasca Copa America. Ya, di final Copa America 2015 bulan Juli lalu, kegagalan penalty Higuain turut andil di balik kekalahan Argentina atas tuan rumah Cile yang kemudian menjadi juara. ’’Saya percaya, kegagalan itu membuat Higuain semakin hebat,” pujinya.

0 Komentar