Awalnya Iseng, Akhirnya Sukses Naik Podium

Nissan GT Academy Asia 2015
IMAM HUSEIN/JAWA POS
JADI NYATA: Andika Rama Maulana menujukkan thropy miliknya saat menjadi juara 2 Nissan GT Academy di Inggris (4/9).
0 Komentar

Tidak hanya bersaing dengan kawan sendiri, Rama harus bersaing dengan kontestan dari empat negara Asia lainnya. ”Kami disaring lagi selama tujuh hari. Satu per satu dari Indonesia gugur. Ada yang takut ketinggian, ada yang tidak lulus tes mengemudi,” kenang pria yang mulai bermain game balapan mobil saat TK itu.

Meski mendebarkan, dia mengaku sangat menikmati. Sebab, bagi dia, itu menjadi satu-satunya kesempatan menjajal berbagai mobil balap yang selama ini hanya dinikmati secara virtual di dalam rumah. ”Aku harus melewati beberapa tantangan atau tes, yaitu mengendarai Formula 3.000, JP-LM, Nissan GT-R, Caterham, dan Nissan 370Z. Itu semua baru pertama aku kendarai dan sebelumnya nggak ada latihan. Latihannya dari game itu kali,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, mengendarai mobil balap sungguhan tentu jauh berbeda dengan mengendarai di dalam game. ”Karena kalau ada apa-apa nggak bisa di-restart, haha,” ucapnya.

Baca Juga:Perkuat Industri Kreatif, Ciptakan Lapangan PekerjaanKPID Beri Penghargaan Khusus

Meski baru pertama menjajal berbagai mobil balap, Rama mengaku tidak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Sebab, mengendarai versi virtual atau di dalam game, menurut dia, sudah lumayan riil. ”Nyaris sama karena spek mobilnya juga sama. Walaupun selama ini main di dalam game aja aku juga selalu berhati-hati agar tidak sampai menabrak,” katanya.

Selain ditantang untuk mengendarai mobil-mobil balap yang keren, Rama harus melewati tes lainnya, yakni GP Ninja (tes fisik), Gymkhana (slalom dan drift), Buggy Challenge, test race dengan Nissan 370Z di Sirkuit Silverstone, dan Stock Car. Selanjutnya, semua nilai dikumpulkan untuk menentukan wakil dari setiap negara yang akan tampil di final race. ”Akhirnya aku yang terpilih mewakili Indonesia untuk final race,” ucap si bungsu di antara dua bersaudara tersebut.

Mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Jayabaya tersebut mengatakan, saat final race, Indonesia beruntung karena berhasil menempati posisi pertama. Di belakang Rama berturut-turut wakil Jepang, Filipina, Thailand, dan India.

”Lapnya ada sepuluh dengan total panjang sekitar 50 kilometer. Aku mengendarai Nissan 370Z dan saat itu cuacanya juga gerimis,” paparnya.

0 Komentar