oleh

Butuh Reformasi Birokrasi

Namun, itu tidak melulu menjadi tanggungjawan yang harus dipikul oleh orang per orang atau lembaga tertentu. ’’Peranan Badan Pertimbangan Jabatan dan Kepangkatan (Baperjakat) sangat menentukan. Walaupun, pada akhirnya mutasi-promosi merupakan hak prerogatif pimpinan,” ujar Edi.

Dia mencontohkan, dalam menampung aspirasi warga di bidang pendidikan Pemkot Bandung, masih bereksperimen dan mencari pola. Padahal, untuk ukuran kota sebesar Bandung, seharusnya sudah terjamin. ’’Pendidikan merupakan cikal bakal perubahan yang berkesinambungan yang akan berdampak juga pada pembangunan,” urainya.

Sementara di bidang hukum, masih terlalu lamban dan etos kerjanya kurang maksimal. Keamanan yang terjadi di kota Bandung, lebih banyak dipengaruhi kultur masyarakat yang prural. Bukan karena peranan pemerintah yang mumpuni. ’’Masyarakat Bandung lebih sadar akan pentingnya kondusifitas kotanya,” ucap Edi.

Pada simfoni harmonisasi politik antara lembaga eksekutif-legislatif, diakuinya, kurang terbangun dengan baik. Yang nampak keluar klise. Pertanyaannya, kenapa demikian? Tidak perlu sulit menjawabnya. Eksekutif kurang mampu merespon perubahan politik yang dikembangkan mitra kerjanya. (edy)

 

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga