Harga Sembako Semakin Melejit

Omzet Pedagang Turun Drastis

ANDIR – Harga sembilan barang kebutuhan pokok (sembako) di Kota Bandung mulai merangkak naik. Di sejumlah tempat, seperti Pasar Kembar Mas, Pasar Ciroyom, dan Pasar Andir, harga komoditas pangan mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
Barang-barang seperti minyak goreng, telur ayam, dan cabai mulai mengalami kenaikan sejak dua minggu terakhir. Di antaranya, telur ayam yang sebelumnya Rp 20 ribu menjadi Rp 23 ribu, cabai yang sebelumnya Rp 20 ribu menjadi Rp 28 ribu. Hanya bawang yang tidak naik, justru mengalami penukikan harga.
’’Kalau sekarang yang lagi mahal itu cabai merah dan cabai rawit. Kalau bawang merah malah sekarang turun. Ya, kalau lagi naik gini, pembeli juga jarang, omsetnya jadi turun,’’ ujar Ayi salah seorang penjual di Pasar Kembar Mas kemarin (23/8).
Untuk beras, minyak, dan sayur-sayuran masih terbilang stabil, meskipun ada kenaikan, tidak terlalu besar. Untuk harga daging sapi dan ayam sendiri terus mengalami peningkatan.
Kenaikan harga sembako mulai dirasakan pelaku usaha sejak awal bulan Ramadan dan terus berlanjut hingga akhir bulan Agustus ini. Beberapa penjual mengaku, setiap menjelang, selama, dan sesudah bulan puasa harga kebutuhan pokok selalu melejit.
Abror, pedagang lainnya, mengaku kenaikan harga telur ayam membuat sepi pembeli dan pendapatan dirinya jauh berkurang. Beberapa konsumen juga mengeluhkan tingginya harga sembako membuat mereka harus ekstra berhemat. (mgu-sis/vil)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan