oleh

444 Calhaj Siap Berangkat

[tie_list type=”minus”]Masuk Kloter 36 Jabar[/tie_list]

NGAMPRAH – Sebanyak 444 orang calon jemaah haji (calhaj) dari 846 orang berasal dari Kabupaten Bandung Barat (KBB) akan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 27 Agustus 2015 mendatang. Calhaj yang merupakan kloter 1 dari Bandung Barat ini tergabung dalam kloter 36 Jabar. Sedangkan 402 orang calhaj lainnya akan diberangkatkan pada 13 September bersama calhaj dari Kabupaten Indramayu dan Kota Bandung yang tergabung dalam kloter 60 Jabar.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) KBB Asep Ismail menyebutkan, dari 846 calhaj yang akan diberangkatkan ini, 520 orang di antaranya berjenis kelamin perempuan, sedangkan sisanya, 326 orang adalah laki-laki. ”Sampai saat ini kami belum mendapatkan laporan calhaj yang gagal berangkat karena mengundurkan diri, sakit atau pun meninggal dunia,” ungkapnya saat ditemui pada Pembukaan Bimbingan Manasik Haji di Masjid Agung Bandung Barat kemarin.

Jika ke depannya ada yang gagal berangkat, Kemenag Bandung Barat sudah menyiapkan 31 orang calhaj cadangan. ”Calhaj cadangan dipersiapkan kalau nanti ada yang gagal berangkat atau tergantung kondisi nanti,” tuturnya.

Wakil Bupati Bandung Barat Yayat Soemitra mengaku, antusias warga Bandung Barat untuk berhaji cukup tinggi. Yayat berpesan kepada calhaj supaya bisa menjaga kondisi kesehatannya agar tidak ada hambatan sebelum mereka berangkat dan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. ”Kami senang antusias warga tinggi untuk berhaji, hal itu sejalan dengan kondisi masyarakat kita yang sebenarnya,” ujar Yayat.

Bagi para calhaj yang telah mengikuti manasik haji, dia berharap, mereka bisa lebih tahu dan memahami amalan serta makna selama menjalankan ibadah haji, sehingga tidak akan tergantung pada pembimbing dan ketua rombongan. ”Semoga saat pulang ke tanah air, mereka dapat menjadi haji yang mabrur,” jelas Yayat. (drx/fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga