Ekspresikan Diri Melalui Bingkai Visual

Suatu ketika, tak ada angin tak ada badai, pedagang cuangki menghilang hampir dua minggu. Namun, Mang Mamat—sang penjual—muncul tiba-tiba. Dia merekam tiap gerakan Mang Mamat dan membingkainya dalam karya berjudul Cuangki Hari Ini.

Dari keseluruhan karya yang hadir dalam pameran Senin Kelima, foto karya mahasiswa jurusan Sastra Indonesia Willy Kurniawan menjadi cerita pamungkas. Menurutnya, kisah terakhir ini menunjukan rasa kebebasannya yang ketika itu rasakan ketika perjalanannya mendaki Gunung Rinjani, Lombok. ’’Kebebasan itu sebenernya ada di mana-mana, dan setiap orang merasakannya. Seperti halnya 11 Pameris yang menunjukan kebebasannya dalam berekspresi menghasilkan keberagaman kisah dalam visual,’’ ujar Willy.

Pameran yang akan diselenggarakan hingga 23 Juni mendatang ini melibatkan 11 pameris. Foto Yang dihadirkan menggambarkan gaya masing-masing pameris sebagai bentuk pengekspresian diri. ’’11 pameris ini gabungan dari Spektrum angkatan 14 sampai 17,’’ sambungnya.

Berasal dari bidang garapan yang berbeda, keseluruhan pameris ini disatukan dalam satu ketertarikan terhadap seni mengabadikan gerak dalam gambar, Fotografi. Dengan dua bulan persiapan sejak dari pengumpulan ide, hingga pencarian dana pameran akhirnya pameran Senin Kelima ini dapat dibuka pada Kamis (18/6) lalu. ’’Satu bulan pertama, pameris sudah menyetor foto untuk dikurasi. Jadi kita emang agak kebut dalam pengerjaan projek pameran ini,’’ ujarnya. (jri/tam)

Tinggalkan Balasan