oleh

Temui Jalan Buntu

[tie_list type=”minus”]ATL MADRID 0 V 0 REAL MADRID[/tie_list]

MADRID – Ambisi Real Madrid meraih kemenangan pertama dari seteru sekotanya Ateltico Madrid, menemui jalan buntu. Di pertemuan ketujuh musim ini, tepatnya pada leg pertama babak perempat final Liga Champions, dinihari kemarin, El Real hanya bermain imbang tanpa gol oleh Atletico di Stadion Vicente Calderon. Hasil itu tak hanya mengecewakan Madrid, namun juga mengukuhkan superioritas Atletico atas saudara tuanya di sepanjang musim ini.

Madrid menyambangi Atletico sambil membawa segunung dendam karena dalam enam pertemuan terakhir di musim ini mereka gagal mengalahkan skuat besutan Diego Simeone. Kekuatan terbaik dikerahkan oleh Carlo Ancelotti dengan menurunkan Luca Modric, Gareth Bale, James Rodriguez, Cristiano Ronaldo dan Sergio Ramos sejak menit pertama hingga terakhir.

Dengan materi itu El Real menguasai jalannya laga. Mereka mengendalikan 63 persen penguasaan bola dan menciptakan sembilan tendangan ke gawang berbanding tiga tendangan yang dilepaskan para pemain Atletico. Tapi semua itu tak menghasilkan apa-apa. Kekompakan, semangat berjuang dan performa gemilang kiper Atletico, Jan Oblak, mengandaskan semua usaha yang dilakukan barisan depan El Real.

Hasil itu jelas mengecewakan skuad Madrid. Mereka kembali gagal mengalahkan Atletico untuk ketujuh kali beruntun di musim ini. Tapi pelatih Carlo Ancelotti punya alasan untuk tetap optimis karena leg kedua akan digelar di Santiago Bernabeu. ”Kami pantas mendapatkan lebih terutama di babak pertama. Kami harus mencatat performa fantastis di babak pertama itu,” kata Ancelotti seperti dilansir The National.

”Di babak kedua, Atletico lebih menekan, pertandingan berjalan lebih seimbang. Ini memang bukan hasil yang brilian, tapi kami percaya diri menyambut leg kedua, terutama berdasarkan performa kami di babak pertama,” allenatore asal Italia itu menambahkan.

El Real akan menjamu Atletico di Santiago Bernabeu pada 22 April nanti. Itulah kans terakhir Madrid mengalahkan Atletico setelah gagal dalam tujuh pertemuan sebelumnya di musim ini. Juga menjadi kesempatan terbaik untuk menang dan melaju ke semifinal Liga Champions. Bek Sergio Ramos berharap fans menciptakan atmosfer yang bisa mendukung timnya meraih hasil gemilang.

”Kami bermain imbang tanpa gol tapi dengan keuntungan bermain di Santiago Bernabeu pada leg kedua, di depan puluhan ribu pendukung kami. Kami meminta fans untuk datang dan mendukung kami, menciptakan atmosfer yang unik untuk membantu kami melaju ke babak berikutnya,” ungkap Ramos.

Ramos juga menjelaskan perihal peristiwa penyikutan yang dia lakukan ke wajah striker Atletico, Mario Mandzukic. Akibat aksinya itu, kening Mandzukic robek dan mengucurkan darah cukup banyak. Insiden tersebut sempat membuat tensi pertandingan meningkat, namun Ramos tidak dihukum wasit yang menilainya sebagai insiden yang tidak disengaja. Ramos juga menegaskan bahwa dirinya memang tidak berniat melukai Mandzukic.

”Saya tak mau menilai insiden itu sebab itulah alasan mengapa ada seorang wasit. Terkadang mereka membuat keputusan salah, terkadang benar. Insiden itu adalah bagian dari permainan dimana saat saya bergerak, saya bertabrakan dengan Mandzukic, tapi saat itu saya tak memiliki niat untuk melukainya,” jelas Ramos. (ish/asp)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga