Gunakan Sistem Online

[tie_list type=”minus”]Mengurangi Permainan Retribusi Parkir[/tie_list]

LENGKONG – Wali Kota Bandung mengajak pengelola pengelola lahan parkir untuk menjalankan Perwal Nomor 1005 Tahun 2014. Terlebih saat ini, banyak ditemukan keluhan mengenai tarif dan pengelolaan parkir serta angkutan taksi. Baik dari warga ataupun dari wisatawan.

Keluhan-keluhan yang masuk ke pemkot Bandung antara lain masih banyaknya tarif parkir yang ‘kemahalan’, kacaunya pengelolaan tempat parkir di mal-mal, dan juga masalah pelayanan angkutan taksi. Termasuk, permainan retribusi parkir.

’’Dengan sistem online tidak ada lagi yang mahal di beberapa tempat,’’ kata Ridwan Kamil di Hotel Horison kemarin (15/4).

Dia mengatakan, Bandung terkenal sebagai kota jasa. Dengan begitu, transportasi publik memiliki peranan penting penunjang kota pariwisata.

Dengan perwal yang ada, kata dia, Pemkot membenahi masalah parkir dengan cara menerapkan sistem parkir online.

Mengenai masalah minimnya lahan parkir, nantinya pemkot akan membangun gedung parkir di beberapa titik. ’’Nyempil aja nanti di beberapa titik, parkirnya akan menggunakan sistem lift (hidrolik) seperti di luar negeri,’’ ujar dia.

Gedung parkir yang rencananya akan mulai dibangun tahun ini tersebut, nantinya dapat mengemat ruang karena bangunannya berbentuk vertikal. Dengan sistem hidrolik, lahan yang biasanya hanya bisa digunakan parkir dua mobil, nantinya bisa jadi lahan parkir untuk 16 mobil.

Selain itu, Ridwan Kamil juga mengingatkan para pengelola angkutan taksi untuk mengikuti aturan yang tercantum dalam perwal tersebut. Dia mengancam akan mencopot izin bagi siapapun yang melanggar.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Ricky Gustiadi mengatakan, sistem parkir online hanya tinggal menyiapkan masalah teknis. ’’Dengan sistem online diharapkan hak konsumen terwujud,’’ terangnya.

Mengingat Kota Bandung yang merupakan kota favorit pariwisata, tentunya pengelolaan lahan parkir dan angkutan umum adalah hal yang patut disorot. Buruknya angkutan dan pengelolaan lahan parkir dapat berdampak buruk terhadap kepuasan para wisatawan. (mg7/rie)

Tinggalkan Balasan