Finalis UCL yang Paling Beruntung ?

bandungekspres.co.id, MADRID – Los Blancos hanya bertemu AS Roma, Wolfsburg dan Manchester City dalam perjalanan ke final, deretan klub yang bukan termasuk kampiun liga domestik maupun top Eropa.

Jika Real Madrid menjadi juara Liga Champions, tak seorang pun bisa mengatakan mereka tidak pantas. Hanya saja, pasukan Zinedine Zidane kini hanya berjarak 90 menit dari trofi usai melewati hadangan AS Roma, Wolfsburg dan Manchester City dalam rute mereka ke final. Adakah tim lain punya rute yang sama?

Mungkin tidak. Selepas menjadi pemuncak fase grup yang dihuni Paris Saint-Germain, Shakhtar Donetsk dan Malmo ketika masih dilatih Rafa Benitez, Madrid melakukan pergantian nahkoda pada Januari lalu dan di tangan Zidane, pemenang 10 kali Liga Champions itu sukses melaju hingga partai puncak.

Tantangan pertama bagi Madrid di babak gugur adalah menghadapi Roma, tim yang tertatih di fase grup dan sempat menjadi lumbung gol Barcelona. Dalam laga perdana Zidane sebagai pimpinan skuat, Madrid menang 2-0 di Olimpico sebelum mencatatkan skor identik di kandang sendiri dalam pertemuan kedua mereka.

Kemudian ada Wolfsburg yang mencoba untuk menghadang, memang ada bencana bagi Madrid kala takluk 2-0 dalam lawatan mereka ke Jerman di babak perempat-final. Dan inspirasi yang mereka butuhkan pada leg kedua dipenuhi Cristiano Ronaldo, yang mencetak hat-trick dan mengirimkan Los Blancos ke semi-final. Memang impresif, tapi tak lebih dari itu karena Wolfsburg hanyalah tim penghuni posisi kedelapan dalam klasemen Bundesliga waktu itu dan bisa dikatakan tim terlemah yang tersisa di Liga Champions.

Dan kala semi-final diundi, ada tiga kemungkinan lawan yang bakal dihadapi: Bayern Munich, Atletico Madrid dan Manchester City. Lagi, Madrid menemukan ’keberuntungan’ dengan mereka diharuskan melawan wakil Liga Primer Inggris, yang mulai menunjukkan penurunan performa selepas mengumumkan kedatangan Pep Guardiola dan sisi yang sama baru pertama kali menginjakkan kaki di babak empat besar turnamen antarklub Eropa tersebut.

Kini di babak final, Madrid bakal berjumpa Atletico. Dan lagi-lagi bukanlah lawan yang terlalu superior bagi mereka. Skuat arahan Diego Simeone memang baru sekali kalah dalam 10 pertemuan terakhir melawan Los Blancos, namun tetap Madrid merupakan favorit dalam partai final yang digelar di Milan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan