Nomor Urut 2 Nyaris Sepaket

Setiap Paslon Senang dengan Hasil Undian

277
ACHMAD NUGRAHA/JABAR EKSPRES
BAWA HOKI: Empat pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar memperlihatkan nomor urut pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jabar di Sarana Olahraga (SOR) Arcamanik, Jalan Pacuan kuda, Kota Bandung, kemarin (13/2). Nomor urut pasangan Cagub dan Cawagub dari nomor urut 1 yaitu Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu), nomor urut 2 TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah), nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) dan nomor urut 4 Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Dua DM).

BANDUNG – PDI Perjuangan tak perlu repot dalam menyosialisasikan kadernya dalam Pilkada. Sebab, nomor urutnya sama yaitu dua.

Saat pengundian nomor urut Pilgub Jabar 2018 di SOR Arcamanik, pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Amanah) yang diusung PDI Perjuangan mendapatkan nomor urut dua. Gayung bersambut, nomor urut dua juga jadi milik kader PDIP tingkat Kota Bandung yaitu Yossi Irianto-Aries saat pengambilan nomor urut di Gor Pajajaran, kemarin. Sayang, nomor urut dua tidak didapatkan oleh paslon PDIP di Kabupaten Bandung Barat Elin Suharliah-Maman S Sujaya (Emas).

Calon Gubernur Jawa Barat TB Hasanuddin mengatakan, merasa bahagia karena mendapat undian nomor dua. Sebab, nomor tersebut sudah dicita-citakannya sejak awal. ”Dua itu bermakna kami berdua yang akan memenangkan Pilgub Jabar,” ujar Hasanuddin usai pengundian nomor urut di SOR Arcamanik, Bandung, kemarin.

Angka 2, kata Hasanuddin, juga bermakna keseimbangan dalam hidup yang mana semua hal telah memiliki pasangannya masing-masing. ”Keseimbangan, ada siang ada malam, ada gelap ada terang, ada laki-laki ada perempuan,” imbuhnya.

Jika dikaitkan dengan partai pengusung paslon ini, PDI Perjuangan, angka dua juga berarti kemenangan dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang. ”Dua kali Jokowi jadi Presiden,” kata pria yang biasa disapa Kang Hasan itu.

Senada dengan Hasan, Anton Charliyan juga memaknai angka 2 sebagai jalan menuju terpilihnya kembali Joko Widodo sebagai Presiden RI. ”Kami dua sama-sama dua jenderal, dua doktor, dua haji. Mudah-mudahan bisa juga memenangkan dua kali Pak Jokowi,” ucap Anton.

Sementara itu, Calon Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku tidak menyangka namun tetal bersyukur karena semua pendukung pun mengharapkan pasangan Rindu mendapat nomor urut 1.

Dirinya mengaku tidak mempunyai ritual khusus untuk mendapat nomor urut tersebut. Namun ketika umrah beberapa waktu lalu dirinya terus berdoa agar mendapat nomor sesuai yang diharapkan.

”Dalam pemilihan antrean malah nomor urut keempat dan tadi posisi pasrah tapi saya bismillah tiga kali pas dibuka Alhamdulillah nomor 1,” kata pria yang akrab sapa Emil itu.

Menurt Emil, nomor urut 1 yang didapat pasangan Rindu dinilai akan lebih mempermudah tim kreatif yang sudah pihaknya siapkan dalam membuat slogan kampanye. Sebab, nomor urut 1 merupakan implementasi dari semangat juara. ”Jadi slogannya juga enak Jabar Juara, juara ke berapa ya juara ke 1,” tegasnya.

Emil menyatakan, terhitung Kamis mendatang pihaknya akan mulai bekerja keras mendatangi pintu-pintu rumah warga dari kampung ke kampung. Bahkan, dirinya mengaku akan turun langsung jalanan dan juga ke desa-desa yang ada di seluruh Jawa Barat.

”Sampai kemana pun karena kemenangan harus diraih dengan kerja keras dan juga doa dari seluruh mereka yang mendukung kita,” kata dia.

Emil menuturkan, posisi survei yang dinilai berada di atas tidak akan menjadikan pihaknya takabur. Justru pihaknya menjadikan survei sebagai referensi agar terus menjadi penyemangat bagi pasangan Rindu. Dirinya mengaku akan menyiapkan langkah kerja secara kreatif dan efisien serta berakhlak. ”Tidak akan macam-macam atau black campaign dan sebagainya itu sudah saya ingatkan. Menang dengan ilmiah dan menang dengan akhlak,” tegasnya lagi.

Sementara itu, Calon Gubernur Jawa Barat Sudrajat yang berpasangan dengan Ahmad Syaikhu mendapatkan nomor urut 3. Dia mengatakan, sangat bersyukur atas nomor yang telah didapatkan yaitu nomor 3. Dia berharap, nomor 3 menjadi lucky number.

”Insya Allah Asyik akan memangkan Pilgub Jabar 2018. Untuk yel-yelnya, pasangan Asyik tentu ada. Asyik,asyik asyik (tiga kali) lalu oke itu yel-yel kami,” katanya.

Langkah selanjutnya tambah Sudrajat, Kami akan bagi-bagi tugas untuk kampanye. Kampanye pertama akan difokuskan di wilayah  penyangga yaitu, Bogor, Bekasi, Depok dan Karawang lalu Bandung dan Priangan Timur.

”Teknisnya nanti akan dirundingkan kembali dengan tim sukses karena mengingat Jabar luas dengan 27 kabupaten/kota maka tugasnya akan dibagi-bagi. Untuk programnya pun sudah disiapkan, dan mudah-mudahan bisa menjawan untuk persoalan di Jabar,” tandasnya.

Sedangkan Deddy Mizwar mengakui, nomor 4 ini nomor keramat. Sebab, sudah beberapa kali Pilkada selalu mendapatkan nomor empat.

”Dengan nomor 4 mudah-mudahan dapat menangkan Pilgub Jabar 2018. Nomor 4 ini pun sangan cocok dengan Dua DM. Dua DM for (4) Jabar,” paparnya.

Dia mengatakna, pihaknya segera melakukan kampanye. Dua DM akan fokus pada wilayah-wilayah pemenagan. ”Kampanye nanti dibagi-bagi. Paling kita akan ketemu lima kali, salah satunya untuk debat, kapanye terbuka, koordinasi dan agenda kampanye lainnya,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat mengatakan, proses pengundian nomor urut ini diawali dengan pengambilan nomor antrean. Pengambilan nomor antrean dilakukan secara bergantian sesuai dengan urutan pendaftaran ke KPU Jabar beberapa waktu lalu. ”Pengambilan nomor antrean sesuai dengan urutan pendaftaran ke KPU kemarin,” jelas kemarin.

Paslon Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) mendapat kesempatan pertama maju ke atas panggung untuk memilih kendi nomor antrean. Kemudian disusul pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi (Dua DM) yang mengambil posisi di samping Rindu.

Kedua pasangan lalu memecahkan kendi yang ditutup kotak transparan di atas panggung. Hasilnya, pasangan Ridwan Kamil -Uu Ruzhanul Ulum mendapatkan nomor antrean keempat . Sementara itu, Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi mendapatkan nomor antrean ketiga.

Pengundian nomor antrean kemudian dilanjutkan pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) dan pasangan TB Hasanuddin-Anton Charliyan (Hasanah). Pasangan Sudrajat-Syaikhu mendapatkan nomor antrean pertama dan TB Hasanuddin-Anton Charliyan nomor antrean 2.

Setelah itu mereka melakukan undian nomor urut. Hasilnya, paslon Ridwan-Uu (Rindu) bernomor urut 1, TB Hasanuddin-Anton (Hasanah) nomor 2, Sudrajat-Syaikhu (Asyik) nomor 3, dan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi nomor 4.

Yayat Hidayat berharap, Pilgub Jawa Barat menjadi sarana edukasi politik bagi seluruh pihak di Jawa Barat. ”Selain untuk melaksanakan suksesi kepemimpinan, ini juga menjadi wahana edukasi demokrasi di Jawa Barat,” jelasnya.

Dia juga berharap kondusivitas di Jawa Barat tetap terjaga selama rangkaian Pilgub Jabar berlangsung. ”Ini kami tekankan, tidak berlebihan dan bukan tanpa alasan. Sepanjang pemilihan umum di Jawa Barat, selama ini berlangsung tertib dan aman, jauh dari peristiwa anarkis, apalagi kegagalan,” jelasnya lagi.

Di bagian lain, Sementara itu, Kapolda Jawa Barat Irjen Agung Budi Maryoto mengatakan,proses yang cukup panjang dari verifikasi faktual. ”Penetapan sampai pengundian nomor urut alhamdulilah semuanya berjalan lancar dan empat pasangan calon akhirnya sah ditetapkan dengan nomor urutnya. Artinya, empat pasangan calon ini merupakan putera terbaik, dan semoga selama kampanye sampai hari pencoblosan. Suasana akan tetap kondusif meskipun saling bersaing,” pungkasnya. (mg2/mg1/rie)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.