Desa Nagrog Lakukan Penataan Berbasis Lingkungan

117
TERLIHAT ASRI: Kampung Saber (Sabilulungan Bersih) Kampung Cibiru RW 05 Desa Nagrog tertata dengan menerapkan konsep berbasis lingkungan bersih, sehat. Sehingga menciptakan ketenangan dan ketentraman bagi masyarakat desanya

CICALENGKA – Keberadaan Desa Nagrog di Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung sebetulnya memiliki potensi besar untuk lebih dikembangkan menjadi desa termaju.

Gungun Suganda
Kepala Desa Nagrog

Hal ini terlihat dari letak desa yang memiliki posisi strategis dengan potensi keindahan alam pedesaan yang cocok dikembangkan menjadi obyek wisata alam.

Kepala Desa Nagrog Gun Gun Suganda mengatakan, selama perkembangannya Desa Nagrog terus mengalami kemajuan. Hal ini tidak lepas dari beberapa program yang dibuat.

Menurutnya, pembangunan di Desa Nagrog selalu ditekankan melakukan pembangunan berbasis lingkungan. Terlebih Desa Nagrog sendiri merupakan dataran berbukit dengan ketinggian 700 dpl dan Luas Wilayah 417.162 Ha.

’’Desa ini memiliki 5 Dusun dengan 18 RW dan 63 RT dengan Jumlah penduduk sebanyak 11.617 Jiwa dengan Jumlah keluarga sebanyak 3.322,”jelas Gun Gun ketika ditemui kemarin (7/3)

Selain itu, untuk komposisi pekerjaan sebanyak 46 persen bekerja pihak swasta. Untuk petani sebesar 18 persen, sedangkan sisanya PNS, Pensiunan, TNI/Polri, Wiraswasta, dan bidang jasa.

Sementara itu, untuk infrastruktur, desa ini memiliki jalan desa sepanjang 6 km, jalan kabupaten 0,7 km, dan jalan nasional sepanjang 3 km.

Untuk sarana Pendidikan, Desa Nagrog sudah memiliki PAUD 8 Buah, SD 4 Buah, SLTP 2 Buah dan SLTA 3 Buah. Bahkan, untuk sarana kesehatan terdapat 1 puskesmas dan 2 bidan desa.

’’ Nah yang tak kalah menarik di bidang olah raga desa Nagrog memiliki 3 lapangan sepak bola, lapangan voly 9 buah dan lapangan bulutangkis 2 buah,’’ucap dia.

Gun Gun memaparkan, dalam menjalankan roda pemerintahan di desanya selalu berprinsip dalam melakukan pengelolaan keuangan harus dilaksanakan secara transparan dan akuntabel. Bahkan, setiap kebijakan penting selalu dilibatkan dengan musyarawarah.

Dengan begitu, apapun aspirasi dan keinginan warga desa akan ditampung dan segera diwujudkan secara bersama-sama. Hal ini, terbukti beberapa program andalannya mampu diterima masyarakat. Salah satunya, adalah sukses dengan Kampung Saber

Desa Nagrog juga rencananya akan memiliki taman Keaneka ragaman Hayati (Taman kehati) yang di gagas oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung.

’’ Nah ini merupakan kawasan konservasi dan kawasan edukasi yang berpotensi berkembang menjadi kawasan wisata nantinya,”ucap dia.

Kawasan Taman kehati nantinya terletak di Kampung Ciseupang DesaNagrog, atau tepatnya di Blok Pasirwedang, dengan luas lahan sekira 10 hektar. Bahkan, untuk Detail Enginering Design (DED) sudah selesai pada Desember 2017 lalu.

’’ kami mohon doanya semoga rencan dan program untuk kesehjahteraan warga desa bisa terwujud dengan baik dan amanah,”pungkas Gun Gun (adv/mg4/yan)

Bumdes Nagrog Miliki Aset Rp 1,9 Miliar

CICALENGKA – Badan usaha Milik Desa (Bumdes) yang di kembangkan Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka kini memiliki aset Rp 1,95 miliar lebih.

JADI PERCONTOHAN: Bumdes yang di kembangkan Desa Nagrog, Kecamatan Cicalengka kini memiliki aset Rp 1,95 miliar lebih.

Bumdes dikelola dengan swadaya oleh masyarakat desa sehingga memberikan kontribusi signifikan bagi kesejahteraan ekonomi masyarakat Desa Nagrog.

Ketua Bumdes Turniawan Suhandi mengatakan, Bumdes Desa Nagrog bernama, Sumber Sejahtera. Dalam pngelolaannya Bumdes memanfatkan potensi lokal desa dengan memberdayakan pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro.

Menurutnya, Bumdes dibentuk pada 2008 melalui Perdes nomor 3 tahun 2008. Bahkan, saat ini Bumdes menyediakan pelayanan unit Simpan Pinjam Syariah (USPS) dengan sasaran pelaku usaha kecil milik warga.

’’ Alhamdulilah sekarang Bumdes Desa Nagrog berkembang sangat pesat dan bisa membantu memberdayakan perekonomian masyarakat,”jelas dia.

Dirinya menyebutkan, pada laporan Rapat Anggota Tahunan (RAT) 2017 jumlah anggota aktif pada Bumdesnya sebanyak 1176 orang, dengan dengan besar dana yang digulirkan sebesar Rp. 1.864.600.000.

Untuk pengelolaan keuangannya, lanjut dia manejemen dikelola secara profesional dengan dukungan dari pemerintah Desa (Pemdes) berupa sokongan penyertaan modal yang ebrsumber dari dana desa.

Turniawan menambahkan, salah satu yang menjadi kebanggaan adalah Bumdes Sumber Sejahtera sering dikunjungi oleh desa lain untuk diadakan studi banding. Bahkan, belum lama ini pernah kedatangan pengurus Bumdes dari Desa Babusalam Kabupaten Aceh Tenggara.

’’ Ini sebagai kebanggan bahwa Bumdes Sumber Sehjahtera namanya sudah dikenal dan dijadikan percontohan bagi desa lainnya,”pungkas Turniawan (adv/mg4/yan)

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.