Pantura Siap Kucurkan Dukungan

jabarekspres.com, CIREBON – Daniel Muttaqien Syaifuddin (DMS) berjanji akan menciptakan pemerataan pembangunan untuk wilayah Pantura yang selama ini kurang terakomodir oleh pemerintah Jawa Barat.

Cawagub Jabar dari Partai Golkar tersebut merasa, potensi yang ada di wilayah Pantura saat ini belum tergarap secara maksimal. Sehingga hal tersebut akan menjadi salah satu prioritasnya jika nanti dipercaya mendampingi Ridwan Kamil untuk memimpin Jawa Barat nantinya.

”Saya asli masyarakat Pantura, asli Indramayu, otomatis wilayah Pantura atau Jawa Barat bagian utara akan menjadi prioritas saya, banyak ketertinggalan yang mesti dikejar. Oleh karena itu saya minta doa restu dari semua yang hadir,” ujar DMS saat memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sidaresmi, Pabedilan, Cirebon, baru-baru ini.

Dikatakan Daniel, yang menjadi pendorong dan penyemangatnya untuk maju mendampingi Ridwan Kamil selain merupakan tugas dan perintah dari partai, namun ada desakan dan dorongan dari masyarakat yang memintanya untuk maju memimpin Jawa Barat.

”Tanpa dorongan dan dukungan dari masyarakat tentu saya tidak akan bisa bicara di sini. Sejak Jawa Barat berdiri, belum pernah ada satupun pemimpin Jawa Barat yang berasal dari Pantura, mudah-mudahan dengan doa dari semuanya, Pantura bisa mengirimkan wakilnya, semoga semnagat ini bisa ditularkan kepada yang lainnya,” imbuhnya.

Semangat Daniel untuk maju dalam gelaran Pilkada Jawa Barat 2018 tersebut diapresiasi oleh sejumlah tokoh dan aktivis dari Cirebon Timur. salah satunya adalah Adang Juhandi Syang di sela-sela kegiatan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW tersebut.

Dikatakan Adang, untuk membangun dan memimpin Jawa Barat dibutuhkan orang-orang lincah dan gesit serta ide-ide kreatif untuk membuat pembangunan di Jawa Barat merata.  ”Ini contoh anak muda yang punya keberanian, punya sikap, penuh dengan gagasan dan visi membangun ke depan. Jika dikawinkan dengan Kang Emil (Ridwan Kamil, Red) saya yakin Jawa Barat akan maju dan mampu serta bisa  bersaing dengan daerah-daerah lainnya,” tuturnya.

Ditambahkan Adang, peluang atau kans bagi Daniel dan Kang Emil cukup besar dalam gelaran Pilkada Jawa barat 2018 nanti. Hal ini disimpulkannya karena melihat peta politik yang ada saat ini, dimana banyak partai yang belum menentukan calon yang bakal diusung nantinya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan