ODGJ Diduga Bakar Sampah, Rumah di Cimahi Ludes Dilalap Api

Tim Damkar Kota Cimahi saat Memadamkan Api (Dok. Damkar Cimahi)
Tim Damkar Kota Cimahi saat Memadamkan Api (Dok. Damkar Cimahi)
0 Komentar

JABAR EKSPRES — Kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di Jalan Cijerah Gang Delima, Kelurahan Melong, Kecamatan Cimahi Selatan, Kota Cimahi, pada Selasa (14/10) malam.

Peristiwa tersebut diduga dipicu oleh kelalaian pemilik rumah yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang membakar sampah di lantai dua rumahnya hingga api merembet ke seluruh bangunan.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Damkar Kota Cimahi, Achmad Suparlan menyampaikan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 21.23 WIB.

Baca Juga:Andri Gunawan Kecam Tayangan TV yang Diduga Lecehkan Pesantren dan Ulama: Ini Krisis KebudayaanPangkas Dana Transfer Daerah, Pakar Unpad Peringatkan Potensi Ketimpangan

“Tim segera meluncur ke lokasi dan tiba pada pukul 21.32 WIB, hanya sembilan menit setelah laporan diterima,” ujarnya saat dikonfirmasi Jabar Ekspres, Rabu (15/10/2025).

Upaya pemadaman berlangsung hingga pukul 22.56 WIB.

“Objek yang terbakar merupakan rumah tinggal dengan luas keseluruhan sekitar 120 meter persegi. Luas area yang terbakar mencapai 110 meter persegi dengan tingkat kerusakan hingga 91 persen,” ujar Achmad.

Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah oleh pemilik rumah di lantai dua.

Api kemudian cepat menjalar ke bagian atas rumah karena struktur bangunan yang sebagian besar terbuat dari bahan mudah terbakar.

“Pemilik rumah, Bapak Aceng (55), yang diketahui tinggal seorang diri dan merupakan ODGJ, diduga membakar sampah hingga api tidak terkendali. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melapor ke kami,” ungkap Achmad.

Tiddak ada korban jiwa maupun luka-luka yang dilaporkan.

Namun, sambungnya, kerugian material diperkirakan mencapai Rp 450 juta, terdiri dari kerugian bangunan sebesar Rp 300 juta dan isi rumah sekitar Rp 150 juta.

“Adapun nilai bangunan dan barang yang berhasil diselamatkan mencapai Rp 525 juta,” tuturnya.

Baca Juga:Yayasan Kasih Palestina Siap Bangun Kembali Masjid Istiqlal Indonesia di GazaBabatuRun 2025: Saat Lari Jadi Bahasa Kebaikan di Kota Bandung

Sebanyak empat unit mobil pemadam, yakni Unit Pancar 13, 12, 03, serta Unit Rescue 11, dikerahkan ke lokasi dengan dukungan personel dari Regu 2.

Selain melakukan pemadaman, petugas juga melaksanakan pendinginan, pendataan, serta pengecekan keamanan pasca kebakaran.

Kepala Seksi Pemadam Kebakaran Kota Cimahi, Aep Mulyana, menambahkan api sempat menjalar hingga menyebabkan dua rumah di sisi kiri dan kanan mengalami kerusakan akibat reruntuhan. Kedua rumah tersebut milik warga bernama Deni Aditia dan Siregar.

0 Komentar