Khutbah Jumat 29 Agustus 2025: Membangun Rumah Tangga Kokoh dengan Menjauhi Perselingkuhan

Khutbah Jumat 29 Agustus 2025: Membangun Rumah Tangga Kokoh dengan Menjauhi Perselingkuhan
Khutbah Jumat 29 Agustus 2025: Membangun Rumah Tangga Kokoh dengan Menjauhi Perselingkuhan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Perselingkuhan kini menjadi salah satu masalah serius yang banyak merusak rumah tangga. Di era digital, derasnya arus media sosial dan lemahnya kontrol diri membuat sebagian orang tergoda melakukan hal yang bisa menghancurkan keharmonisan keluarga. Akibatnya, tidak sedikit rumah tangga yang goyah karena hilangnya kepercayaan serta rusaknya komitmen suami dan istri.

Tema khutbah Jumat 29 Agustus 2025 ini mengangkat pesan penting tentang “Menjauhi Perselingkuhan dalam Rumah Tangga”. Pesan ini hadir sebagai pengingat bagi kaum muslimin agar menjaga kesucian pernikahan, memelihara kepercayaan, dan memperkuat komitmen iman dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, dan rahmah.

Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak ada sesuatu yang lebih dibenci Allah daripada perceraian.” (HR. Abu Dawud).

Baca Juga:Benarkah Aplikasi EMDEX Penghasil Uang Ini Aman atau Penipuan Investasi? Kuota Terakhir KUR BRI 2025 Plafon Rp150 Juta, Berikut Detail Angsurannya

Perselingkuhan sering kali menjadi jalan awal menuju perceraian. Oleh karena itu, khutbah ini menekankan betapa pentingnya kesetiaan dan tanggung jawab dalam berumah tangga.

Alhamdulillah, hingga saat ini Allah SWT masih memberikan nikmat yang tak terhitung, di antaranya nikmat kesehatan, kesempatan, serta umur panjang sehingga kita dapat hadir di majelis Jumat. Dari sekian banyak nikmat yang Allah berikan, salah satu yang terbesar adalah nikmat berupa keluarga.

Keluarga adalah tempat terindah untuk berbagi kebahagiaan dan duka. Mereka adalah orang-orang terdekat yang selalu hadir dalam suka maupun duka. Karena itu, menjaga keutuhan keluarga merupakan bentuk syukur atas karunia Allah SWT.

Kekompakan dan kesetiaan pasangan suami-istri menjadi kunci penting dalam menjaga ketentraman rumah tangga. Sebaliknya, perselingkuhan akan menghancurkan pondasi yang telah dibangun, yakni cinta, kasih sayang, dan kepercayaan.

Islam menegaskan bahwa perselingkuhan adalah perbuatan tercela yang bisa menyeret kepada zina. Allah berfirman dalam Al-Isra’ ayat 32

“Janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya (zina) itu adalah perbuatan keji dan jalan yang buruk.”

Orang yang berselingkuh bukan hanya mengkhianati pasangannya, tetapi juga mengkhianati Allah SWT karena melanggar syariat-Nya. Rasulullah SAW bahkan menegaskan bahwa orang yang merusak rumah tangga orang lain bukan bagian dari umat beliau.

Selain dosa besar, perselingkuhan juga membawa dampak buruk:

0 Komentar