JABAR EKSPRES – Menyambut tahun 2026 dengan langkah terukur, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar menggelar rapat dinas perdana yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas, Tutut Prasetyo.
Kegiatan yang berlangsung di Aula II Lapas Banjar pada Senin (5/1-2026) ini 5 bertujuan menyatukan persepsi dan komitmen seluruh jajaran agar selaras dengan kebijakan pemerintah pusat serta program prioritas kementerian.
Rapat dinas yang dihadiri oleh seluruh pejabat struktural, pegawai, dan peserta magang ini menjadi momentum penting untuk konsolidasi internal. Dalam pengarahannya, Kalapas Tutut Prasetyo menegaskan bahwa seluruh program dan kegiatan operasional Lapas Banjar pada tahun 2026 harus sepenuhnya mengacu pada delapan Agenda Prioritas Presiden serta 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Baca Juga:Pemkot Banjar Rombak Kepemimpinan di 2026: Ini 5 Wajah Baru Pimpin OPD dan RSUDMenanam Harapan di Awal Tahun, Gerindra Banjar Gelar Doa Bersama dan Tanam 250 Bibit Alpukat
“Tugas kita di tahun 2026 tidak hanya menjalankan rutinitas, tetapi memastikan setiap langkah berkontribusi pada tujuan yang lebih besar, yaitu pembangunan nasional. Kinerja pemasyarakatan harus menjadi bagian dari solusi dan penguatan sistem hukum yang berkeadilan,” ujar Tutut Prasetyo.
Ia menekankan bahwa fokus utama ke depan adalah peningkatan kualitas pelayanan, penguatan pembinaan terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), optimalisasi sistem pengamanan, serta peningkatan integritas dan akuntabilitas setiap aparatur.
“Hal ini guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal,” katanya.
Lebih lanjut, Kalapas mengingatkan bahwa pencapaian target kinerja tersebut sangat bergantung pada disiplin, sinergi antarbagian, dan komitmen kolektif seluruh pegawai.
“Lima belas Program Aksi Kemenimipas bukan sekadar dokumen, melainkan pedoman kerja utama yang harus kita terjemahkan dalam tindakan nyata, mulai dari level perencanaan hingga eksekusi di lapangan,” tambahnya.
Ia mendorong setiap unit untuk membuat rencana kerja yang konkret dan terukur, sehingga dapat dievaluasi secara berkala.
Pada kesempatan yang sama, seluruh pegawai Lapas Banjar tampil dengan seragam baru sesuai Peraturan Menteri terbaru. Penggunaan seragam ini merupakan simbol kesiapan dan semangat kebangkitan baru seluruh jajaran dalam menyongsong tahun 2026.
Baca Juga:Disdukcapil Kota Banjar Resmi Berpindah Menempati Gedung Eks Pengadilan NegeriKota Banjar Pertahankan Gelar Informatif di Anugerah KIP Jabar 2025
“Seragam ini adalah penegasan identitas dan pengingat akan tanggung jawab besar yang kita emban, mari kita tunjukkan profesionalisme dan dedikasi melalui penampilan dan kinerja,” pesan Kalapas.
