Tragis! Niat Cari Kayu Bakar, Kakek 65 Tahun di Culamega Tasikmalaya Tewas Terpanggang di Kebun Sendiri

Proses evakuasi korban yang meninggal terbakar
Proses evakuasi korban yang meninggal terbakar
0 Komentar

JABAR EKSPRES Niat mencari kayu bakar untuk kebutuhan sehari-hari berujung petaka. Seorang petani lanjut usia di Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya, ditemukan tewas dengan tubuh hangus terbakar di kebunnya sendiri, Rabu (21/10/2026).

Korban bernama Subana (65), warga Kampung Culamega RT 02/01, Desa Bojongsari, Kecamatan Culamega. Ia diduga terjatuh ke dalam kobaran api saat berusaha memadamkan kebakaran yang merambat di kebunnya yang berada di kawasan tebing perbukitan.

Kapolsek Bantarkalong, Iptu Agus Kasdili, membenarkan peristiwa nahas tersebut. Berdasarkan keterangan yang dihimpun kepolisian, kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB ketika korban berpamitan kepada istrinya, Hanah (62), untuk mencari kayu bakar di kebun miliknya.

Baca Juga:Kemarau Panjang Cekik Warga Pesisir Tasikmalaya, 12.000 Liter Air Bersih DisalurkanJaga Keandalan Pasokan Energi, Nusantara Regas Salurkan 33 Kargo LNG hingga Triwulan III 2026

Di lokasi tersebut, korban diduga membakar tumpukan daun dan ranting kering. Namun, api yang semula diperkirakan untuk membersihkan material kering itu diduga merambat ke area sekitarnya hingga sulit dikendalikan.

“Korban diduga membakar daun dan ranting kering di kebunnya. Diduga api merambat ke sekelilingnya, korban berusaha memadamkan api tersebut namun mengalami sesak napas akibat menghirup asap,” ujar Agus Kasdili.

Situasi semakin berbahaya karena kebun korban berada di kawasan tanah miring dengan tebing setinggi sekitar 20 meter. Berdasarkan keterangan istrinya, korban juga memiliki riwayat penyakit sesak napas dan asam urat.

Korban diduga mengalami sesak napas saat berupaya memadamkan api. Dalam kondisi tersebut, ia diperkirakan terpeleset, kehilangan kesadaran, kemudian terjatuh ke dalam kobaran api.

Nahas, tidak ada yang mengetahui kondisi korban saat kejadian berlangsung. Subana baru ditemukan beberapa jam kemudian oleh dua warga setempat, Abdu dan Iwan, sekitar pukul 13.00 WIB.

Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dan sudah tidak bernyawa. Tubuhnya mengalami luka bakar sangat parah hingga mencapai 100 persen.

Kasi Humas Polres Tasikmalaya, Aipda Triana Anggasari, mengatakan pihak kepolisian menerima laporan kejadian tersebut sekitar pukul 11.30 WIB. Petugas gabungan dari Polsek Bantarkalong, TNI, dan tenaga medis Puskesmas Culamega kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan serta penanganan.

Baca Juga:Bagikan Sembako dan Santuni 150 Anak Yatim, PT MBK Ventura Gandeng OJK Edukasi Keuangan Warga TanjungsariKampanye Telur Baik Sapa Pengunjung PIM 5, ICFA Ajak Konsumen Kenali Telur Ayam Bebas Sangkar

“Korban ditemukan di posisi tanah miring tebing di kebun milik korban sendiri. Saat ditemukan korban sudah dalam keadaan hangus terbakar, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan,” kata Triana saat dikonfirmasi, Rabu petang.

0 Komentar