JABAR EKSPRES – Universitas Bhakti Kencana Jakarta melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengmas) bertajuk “Penguatan Keterampilan Guru dan Orang Tua melalui Pendampingan Terapi Bermain Terstruktur untuk Stimulasi Motorik Halus Anak Tunagrahita di SLB”.
Kegiatan ini diselenggarakan di SLB Abdi Pratama, Cipayung, Jakarta Timur, pada hari Kamis, 29 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut melibatkan 15 orang tua, 15 anak dengan hambatan intelektual (tunagrahita), dan 13 guru jenjang SDLB.
Baca Juga:Jenderal Listyo Sigit Ditetapkan Sebagai Tersangka Skandal Penyadapan Ilegal PresidenSoal Eks Setda Jadi Potensi PAD, Bupati Cecep : Tidak Mendadak dan Penuh Pertimbangan
Program ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru serta orang tua dalam memberikan stimulasi motorik halus melalui aktivitas bermain yang terarah, menyenangkan, dan disesuaikan dengan kemampuan anak.
Kemampuan motorik halus merupakan aspek perkembangan yang penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari, seperti memegang alat tulis, menggunakan sendok, memasang kancing, dan melakukan kegiatan perawatan diri.
Oleh karena itu, pendampingan yang tepat dari guru dan orang tua diperlukan untuk memberikan kesempatan kepada anak mengembangkan keterampilan dan kemandiriannya.
Pelaksanaan kegiatan mencakup edukasi mengenai perkembangan motorik halus, pengenalan tanda-tanda hambatan motorik, serta demonstrasi dan praktik terapi bermain terstruktur menggunakan Lego Bricks dan Shape Sorter.
Melalui kegiatan ini, guru dan orang tua diperkenalkan pada cara memilih aktivitas, memberikan instruksi sederhana, mendampingi anak secara bertahap, serta memberikan penguatan positif selama proses bermain.
Ketua pelaksana kegiatan, Ns. Dewi Nur Sutiawati, S.Kep., M.Kep., menyampaikan bahwa stimulasi motorik halus tidak selalu membutuhkan media yang mahal atau metode yang rumit.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak guru dan orang tua memahami bahwa aktivitas bermain sederhana dapat menjadi sarana untuk melatih keterampilan motorik halus anak. Hal terpenting adalah memberikan kesempatan kepada anak untuk mencoba, mendampingi dengan sabar, serta menghargai setiap kemajuan sesuai kemampuan masing-masing,” ungkapnya.
Baca Juga:Jingle Catchy, Dance Seru Bikin Kolaborasi no na x Shopee Makin ViralPolres Tasikmalaya Hadir Berbagi dan Menjalin Kedekatan dengan Warga
Kegiatan ini juga memperkenalkan EduMotorika, media edukasi berupa poster panduan stimulasi motorik halus melalui aktivitas bermain terstruktur yang dapat dimanfaatkan guru dan orang tua sebagai pengingat langkah-langkah pendampingan.
Melalui edukasi dan praktik langsung, peserta memperoleh kesempatan untuk mempelajari strategi stimulasi motorik halus yang dapat diterapkan di sekolah maupun di rumah.
