JKN Aktif Jadi Bekal Melamar Kerja, Fikri Pastikan Status Kepesertaannya

Fikri: Program JKN Bermanfaat bagi Sesama
Fikri: Program JKN Bermanfaat bagi Sesama
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kepesertaan aktif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini menjadi salah satu syarat penting yang harus dipenuhi masyarakat, tak terkecuali bagi mereka yang tengah mencari pekerjaan.

Hal ini dirasakan oleh Fikri Adi Candra (26), warga yang sebelumnya sudah terdaftar sebagai peserta JKN segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) namun harus mengaktifkan kembali kepesertaannya usai tidak aktif.

Fikri menjelaskan bahwa sebelumnya ia sempat bekerja dan status kepesertaan JKN miliknya otomatis mengikuti segmen dari tempatnya bekerja.

Baca Juga:Soal Eks Setda Jadi Potensi PAD, Bupati Cecep : Tidak Mendadak dan Penuh PertimbanganJingle Catchy, Dance Seru Bikin Kolaborasi no na x Shopee Makin Viral

Namun setelah resign, status kepesertaannya berubah menjadi tidak aktif. Kini, karena adanya kebutuhan untuk kembali bekerja, ia harus memastikan kepesertaan JKN-nya kembali aktif sebagai salah satu syarat administrasi.

“Kemarin sudah bekerja, kemarin itu dicek sudah tidak aktif karena resign. Sekarang mau diaktifin lagi barangkali jika bekerja lagi sudah aktif,” jelas Fikri.

Menurutnya, status kepesertaan JKN yang aktif menjadi salah satu syarat administrasi yang kerap diminta oleh perusahaan, sehingga penting untuk dipersiapkan sejak awal.

Meski rutin membayar iuran JKN setiap bulannya, Fikri mengaku belum pernah menggunakan layanan JKN untuk keperluan pengobatan.

Kepesertaannya lebih sering digunakan untuk keperluan administrasi, seperti salah satu syarat saat melamar pekerjaan.

“Alhamdulillah saya belum pernah memakai layanan JKN untuk berobat. Paling pernah dipakai untuk keperluan administrasi,” tambahnya.

Meski belum pernah memanfaatkan layanan kesehatan dari JKN secara langsung, Fikri menilai bahwa sistem JKN tetap memiliki manfaat besar, tidak hanya bagi dirinya tetapi juga bagi masyarakat luas.

Baca Juga:Polres Tasikmalaya Hadir Berbagi dan Menjalin Kedekatan dengan WargaSeniman Kompak Tolak Eks Setda Tasikmalaya Jadi Lahan Parkir, Ada Apa?

Menurutnya, iuran yang dibayarkan secara rutin turut membantu peserta lain yang benar-benar membutuhkan layanan kesehatan, sehingga meski tidak pernah digunakan, kepesertaannya tetap bernilai sebagai bentuk gotong royong.

Fikri berharap proses pengaktifan kembali kepesertaannya dapat berjalan lancar, sehingga memudahkan untuk memasuki dunia kerja nanti, status JKN-nya sudah aktif dan tidak menghambat proses administrasi yang diperlukan.

Ia juga berharap masyarakat lain dapat memahami pentingnya menjaga status kepesertaan JKN tetap aktif, baik untuk kebutuhan kesehatan maupun keperluan administratif lainnya.

0 Komentar