BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat pelayanan melalui pendekatan 3C, yaitu Coverage, Care, dan Credibility. Coverage diwujudkan melalui perluasan cakupan perlindungan agar semakin banyak pekerja terlindungi. Care tercermin melalui kepedulian dan kemudahan akses pelayanan bagi peserta. Sementara itu, Credibility diperkuat dengan menjaga kepercayaan publik melalui pelayanan yang profesional, informasi yang akurat, serta tata kelola yang baik.
Selain itu, melalui Value Beyond Protection, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya hadir memberikan perlindungan saat resiko terjadi, namun juga menghadirkan nilai tambah saat tidak terjadi risiko dan setelah terjadi risiko.
Salah satu wujud nyata Value Beyond Protection melalui aspek Care adalah program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian Penerima Manfaat (PEKA). Melalui program ini, BPJS Ketenagakerjaan tidak hanya memberikan manfaat perlindungan kepada peserta, tetapi juga membersamai ahli waris agar mampu melanjutkan kehidupan secara mandiri setelah menerima santunan.
Baca Juga:Turba di Kecamatan Gedebage, PDI Perjuangan Kota Bandung Perkuat Konsolidasi hingga Anak RantingTelkom University Kukuhkan Dua Guru Besar di Bidang AI dan Produk Tradisional
Program PEKA memberikan pembekalan kepada peserta maupun ahli waris terkait literasi keuangan serta pelatihan keterampilan, seperti kewirausahaan, kuliner, menjahit, barista, dan pemasaran digital. Pengetahuan dan keterampilan tersebut diharapkan dapat membuka peluang kerja maupun usaha bagi penerima manfaat. Dengan demikian, santunan yang diterima dapat dikelola secara bijak dan sesuai kebutuhan serta perencanaan masing-masing, serta dapat dimanfaatkan sebagai modal usaha untuk membangun sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Pendekatan ini menegaskan bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan tidak berhenti pada pembayaran manfaat ketika risiko terjadi, tetapi juga berupaya mendukung keberlangsungan hidup peserta dan keluarganya. Melalui Program PEKA, ahli waris diharapkan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk bangkit serta membangun kemandirian ekonomi.
Saiful menyampaikan dengan adanya media gathering ini, BPJS Ketenagakerjaan berharap rekan-rekan media dan influencer dapat terus menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan mudah dipahami masyarakat.
“Kami mengajak rekan-rekan media dan influencer untuk bersama menggaungkan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja, khususnya sektor BPU dan pekerja rentan, memahami manfaat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan tergerak untuk menjadi peserta. Melalui kolaborasi ini, kita dapat memperluas jangkauan perlindungan dan menghadirkan rasa aman bagi pekerja beserta keluarganya”, ujar Saiful.
