Tiga BPR Resmi Bergabung ke BPR Arthaguna Mandiri, OJK Dorong Penguatan Industri

Kepala OJK Jawa Barat Darwisman
Kepala OJK Jawa Barat Darwisman
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memantau kinerja sejumlah Bank Perekonomian Rakyat (BPR) di wilayahnya. OJK juga berperan dalam mendorong konsolidasi BPR guna memperkuat industri perbankan rakyat.

Terbaru, OJK telah menyetujui penggabungan PT BPR Sejahteraartha Sembada, PT BPR Mitra Rakyat Riau, dan PT BPR Mitradana Madani ke dalam PT BPR Arthaguna Mandiri yang berkantor pusat di Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Persetujuan penggabungan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-50/D.03/2026 tanggal 2 Juli 2026 tentang Pemberian Izin Penggabungan PT BPR Sejahteraartha Sembada, PT BPR Mitra Rakyat Riau, dan PT BPR Mitradana Madani ke dalam PT BPR Arthaguna Mandiri.

Baca Juga:Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Polres Tasikmalaya Buka Jalan Kerja bagi Warga SodonghilirPembiayaan Emas oleh Gen Z Tembusan 19 persen, BCA Syariah: Jadi Pasar Baru

“Ini juga telah diserahkan ke BPR Arthaguna Mandiri di Kantor OJK Provinsi Jawa Barat 13 Juli lalu. Kemudian penggabungan efektif pada tanggal 10 Agustus lalu,” jelas Kepala OJK Provinsi Jawa Barat Darwisman, Kamis (29/10).

Darwisman menuturkan, konsolidasi BPR merupakan langkah strategis untuk memperkuat fundamental industri BPR. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan permodalan, peningkatan efisiensi, optimalisasi kapasitas usaha, serta penguatan tata kelola dan manajemen risiko.

“Jadi Konsolidasi BPR bukan semata-mata untuk membentuk skala usaha yang lebih besar, tetapi juga langkah strategis untuk membangun kelembagaan yang lebih kuat,” cetusnya.

Menurut Darwisman, konsolidasi akan memperkuat kapasitas dan daya saing BPR sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan serta memperluas jangkauan pembiayaan.

Dengan fundamental yang semakin kuat, BPR diharapkan dapat lebih optimal dalam mendukung kebutuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor produktif di daerah.

“Setelah penggabungan ini, kami tetap akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap proses integrasi untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dengan ketentuan,” jelasnya. (son)

0 Komentar