Operasi Patuh Lodaya 2026, Polda Jabar Sidak Anggota Lewat Gaktibplin

Polda Jabar saat melakukan proses pemeriksaan kelengkapan anggotanya selama Operasi Patuh Lodaya 2026 berlang
Polda Jabar saat melakukan proses pemeriksaan kelengkapan anggotanya selama Operasi Patuh Lodaya 2026 berlangsung. Dok. Polda Jabar
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Di tengah pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar) menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap personelnya melalui kegiatan Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Gaktibplin).

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jabar Kombes Pol Raydian Kokrosono mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel kepolisian mematuhi aturan dan mampu menjadi teladan bagi masyarakat, khususnya dalam berlalu lintas.

“Sebelum menertibkan dan mendisiplinkan masyarakat di jalan raya, kita harus memastikan internal kita sendiri sudah tertib dan patuh terhadap aturan. Petugas di lapangan wajib menjadi contoh teladan,” ujarnya, Kamis (29/10).

Baca Juga:Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Polres Tasikmalaya Buka Jalan Kerja bagi Warga SodonghilirPembiayaan Emas oleh Gen Z Tembusan 19 persen, BCA Syariah: Jadi Pasar Baru

Raydian menjelaskan, pemeriksaan tersebut mencakup sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan dokumen kendaraan, seperti Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), hingga Kartu Tanda Anggota (KTA). Selain itu, petugas juga memeriksa kelengkapan fisik kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi yang digunakan personel.

Menurutnya, kedisiplinan anggota, khususnya dalam berlalu lintas, merupakan cerminan keseriusan institusi Polri dalam menegakkan aturan. Pemeriksaan tersebut juga bertujuan mencegah potensi pelanggaran yang dilakukan oleh oknum anggota selama Operasi Patuh Lodaya 2026 berlangsung.

“Jangan sampai ada anggota yang menindak pelanggar, tetapi kelengkapan dirinya sendiri justru bermasalah. Apabila ditemukan personel yang melanggar, tentu akan ada sanksi dan tindakan tegas sesuai prosedur yang berlaku,” tegasnya.

Melalui kegiatan Gaktibplin tersebut, Raydian berharap pelaksanaan Operasi Patuh Lodaya 2026 di wilayah hukum Polda Jabar dapat berjalan aman dan lancar hingga berakhir.

Sebelumnya, Polda Jabar resmi menggelar Operasi Patuh Lodaya 2026 selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Dalam operasi tersebut, sekitar 2.000 personel dilibatkan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan lalu lintas.

Wakapolda Jabar Brigjen Pol Rachmad Iswan Nusi mengatakan, selama operasi berlangsung, petugas akan melakukan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, salah satunya melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

“Apel gelar pasukan ini merupakan sarana strategis untuk memastikan kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus menyatukan komitmen seluruh jajaran agar operasi berjalan optimal,” katanya saat apel gelar pasukan, Senin (26/10).(San)

0 Komentar