Antisipasi Gejolak Harga, GAPURA AMANAH Bakal Sasar Sejumlah Kecamatan

Warga berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam program Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH di
Warga berbelanja kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dalam program Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH di Kecamatan Sindangkerta, Kabupaten Bandung Barat. Dok. Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

Jabar Ekspres – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) berupaya menjaga daya beli masyarakat dengan menekan dampak kenaikan harga kebutuhan pokok melalui program Gerakan Pangan Murah (GAPURA) AMANAH.

Program tersebut bakal digelar secara bertahap di sejumlah kecamatan dengan menyediakan berbagai komoditas pangan berharga terjangkau bagi masyarakat.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, mengatakan, keterjangkauan harga pangan menjadi salah satu hal yang perlu dijaga agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan pokok di tengah dinamika harga di pasaran.

Baca Juga:Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Polres Tasikmalaya Buka Jalan Kerja bagi Warga SodonghilirTutup Youth Fest 2026, Wabup Tasikmalaya Tantang Pemuda Jadi Garda Terdepan Lawan Kemiskinan dan Kebodohan

“Pemenuhan kebutuhan pangan bagi 1.859.600 jiwa penduduk yang tersebar di 16 kecamatan dan 165 desa di Kabupaten Bandung Barat merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan bersama,” kata Asep, Kamis (29/10/2026).

Ia menjelaskan, sejumlah komoditas seperti beras, cabai, bawang, dan telur ayam perlu mendapat perhatian karena pergerakan harganya dapat memengaruhi pengeluaran rumah tangga.

Melalui GAPURA AMANAH, Pemkab Bandung Barat berupaya memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memperoleh kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau. Langkah ini sekaligus diharapkan membantu mengantisipasi gejolak harga pangan di pasaran.

Asep menambahkan, program tersebut bukan sekadar menyediakan bahan pangan murah, tetapi juga menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam meringankan beban ekonomi masyarakat.

“Ini upaya nyata kami dalam meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi seperti saat ini,” ujarnya.

Selain menjaga keterjangkauan harga, GAPURA AMANAH diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pangan berkualitas sekaligus mengurangi kesenjangan harga antara tingkat produsen dan konsumen.

Dengan pelaksanaan secara bertahap di sejumlah kecamatan, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga sehingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.

Baca Juga:Asintel Panglima TNI Sambut Atase Militer Negara Sahabat dalam MILAT Tour 2026 di Bandung8.523 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Jateng, 64 Persen Sudah Beroperasi

“Mudah-mudahan pangan yang dibeli dengan harga murah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Bandung Barat,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar