“Tugas pemerintah secara konstitusional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa, dan pelatihan jurnalistik yang sehat, ramah, serta berimbang menjadi kebutuhan penting di era digitalisasi saat ini,” terangnya.
Kondisi disrupsi informasi, menurut Yosep, kerap membingungkan masyarakat sehingga literasi media dan pelatihan jurnalistik yang baik perlu terus didorong.
IJTI Galuh Raya juga menyatakan siap mendukung FISIP Unigal Ciamis dalam memberikan edukasi literasi media, pelatihan jurnalistik bagi mahasiswa, serta membuka peluang kolaborasi bagi mahasiswa yang ingin belajar langsung mengenai produksi konten penyiaran dan media televisi lokal.
Baca Juga:Polres Tasikmalaya Intensifkan Patroli Dialogis Cegah Gangguan di Momen Peringatan Sumpah PemudaInilah Nilai-Nilai yang Perlu Ditanamkan Para Pemuda Menurut Sekda Jateng
Dengan kerja sama pentahelix ini, FISIP Unigal Ciamis bersama DPRPKLH dan IJTI Galuh Raya berharap dapat bersama-sama membangun Kabupaten Ciamis menjadi daerah yang lebih maju, informatif, dan adaptif terhadap perkembangan era digital.
“Ke depan, IJTI Galuh Raya siap mendukung FISIP Unigal Ciamis dalam edukasi literasi media, pelatihan jurnalistik mahasiswa, serta membuka ruang kolaborasi bagi mahasiswa yang ingin belajar langsung soal produksi konten penyiaran dan media televisi lokal,” ujar Yosep Trisna. (CEP)
