Bagi Yuliana dan anggota kelompoknya, usaha ini bukan semata-mata tentang menjual kain. Mereka juga ingin memperkenalkan batik kepada masyarakat, termasuk generasi muda.
Kelompok Batik Ciprat Lembayung bahkan membuka peluang bagi anak-anak sekolah untuk mengenal proses membatik secara langsung. Sebelumnya, siswa SD Jatayu telah berkunjung, sementara kunjungan dari Universitas Padjadjaran juga direncanakan.
Yuliana berharap kegiatan semacam itu dapat menumbuhkan ketertarikan terhadap batik sejak dini.
Baca Juga:Pilkades Digital Diklaim Murah, Ini Belanja Sewa PerangkatnyaSMAN 21 Bandung Wakili Jabar di Grand Final AXIS Nation Cup 2026, Berebut Juara Nasional di Istora Senayan
“Harapannya, dari anak-anak sampai orang dewasa harus menyukai batik,” katanya.
Di balik semangat mengembangkan usaha, masih ada sejumlah kebutuhan yang diharapkan bisa terpenuhi. Salah satunya adalah ruang produksi yang lebih luas agar kegiatan membatik dapat berlangsung lebih nyaman dan kapasitas produksi bisa ditingkatkan.
Yuliana berharap pemerintah memberikan dukungan untuk pengembangan tempat produksi sekaligus membantu ketersediaan bahan baku.
“Semoga pemerintah bisa membantu supaya workshop-nya diperbesar, kemudian bahan-bahannya juga lebih banyak,” ujarnya.
Harapan itu sejalan dengan keinginan kelompok untuk memperluas kegiatan produksi dan edukasi batik. Dengan ruang yang lebih memadai, mereka dapat mengembangkan usaha sekaligus membuka kesempatan bagi lebih banyak warga untuk belajar membatik.
Batik Ciprat Lembayung menunjukkan bahwa pengembangan ekonomi warga tidak selalu harus dimulai dari tempat besar atau modal yang berlimpah. Dari pelatihan lima hari, bahan produksi, dan semangat bekerja bersama, sebuah kelompok kecil di gang permukiman mulai membangun usaha yang memiliki nilai ekonomi sekaligus sosial.
Kini, setiap percikan warna yang jatuh di atas kain bukan hanya melahirkan motif yang berbeda. Di tangan warga Husein Sastranegara, percikan itu juga menjadi simbol tumbuhnya keterampilan, kebersamaan, dan harapan agar usaha lokal mampu berkembang lebih jauh.
