8.523 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Jateng, 64 Persen Sudah Beroperasi

8.523 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Jateng, 64 Persen Sudah Beroperasi
8.523 Koperasi Merah Putih Terbentuk di Jateng, 64 Persen Sudah Beroperasi
0 Komentar

Sebanyak 4.230 KDKMP menjadi prioritas verifikasi. Hingga 30 September 2026, progresnya telah mencapai 61,67 persen.

“Alhamdulillah, sudah melebihi target yang ditetapkan oleh pusat. Tim masih terus berjalan di lapangan, dan kami juga terus mendorong percepatan,” kata Linda dalam keterangannya, 2 Oktober 2026.

Selain verifikasi, Pemprov Jateng menyiapkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 5.040 bendahara KDKMP secara bertahap mulai Oktober hingga akhir November 2026.

Baca Juga:Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Berbagi Resep  KepemimpinanPilkades Digital Diklaim Murah, Ini Belanja Sewa Perangkatnya

Penguatan koperasi juga dilakukan melalui fasilitasi kontak bisnis di 35 kabupaten/kota, pengembangan kemitraan usaha, serta pendampingan tata kelola dan pemasaran produk lokal.

Di Desa Purbayan, misalnya, terdapat potensi usaha berupa budidaya jamur kuping, kerupuk rambak, emping melinjo, sayuran yang dikelola PKK, hingga kerajinan wayang.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi sebelumnya juga menekankan pentingnya pengembangan KDKMP yang disesuaikan dengan karakteristik dan potensi masing-masing wilayah. Hal tersebut diperlukan agar koperasi tidak hanya menjadi tempat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga mampu menggerakkan usaha masyarakat setempat.

“Tidak semua KDKMP harus dipukul rata sama, disesuaikan kearifan lokal daerahnya,” kata Luthfi beberapa waktu yang lalu. (*)

Laman:

1 2
0 Komentar