Usai Viral Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa, Bupati Tasikmalaya Janji Pasang CCTV

jembatan
Bupati Cecep tinjau langsung jembatan gantung Ciloa, Foto : Humas Pemkab
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Viral dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara di Jembatan Ciloa, Kabupaten Tasikmalaya, mendapat perhatian langsung Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin. Tak ingin persoalan tersebut berlarut-larut, Cecep turun langsung meninjau jembatan penghubung Desa Cibatu, Kecamatan Karangnunggal, dan Desa Gunungsari, Kecamatan Cikatomas, Senin (26/10/2026).

Tak sekadar merespons polemik yang ramai di media sosial, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya juga menyiapkan langkah pengawasan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan kerusakan fasilitas jembatan. Penerangan jalan umum (PJU) dan kamera pengawas atau CCTV dijanjikan segera dipasang di kawasan tersebut.

Di lokasi, Cecep menegaskan Jembatan Ciloa merupakan hasil program pembangunan Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian Pekerjaan Umum yang dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Barat dan rampung pada 2025.

Baca Juga:Duka Keluarga Nelayan Cipatujah, Polres Tasikmalaya Datang Membawa KepedulianHari Santri 2026, Pemkab Tasikmalaya Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 500 Santri

Karena menjadi fasilitas publik yang manfaatnya dirasakan masyarakat, keberadaan jembatan tersebut harus dijaga bersama, bukan justru menjadi sumber keresahan bagi pengguna jalan.

“Saya ingin mengimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga aset kita semua. Jembatan ini adalah program dari Bapak Presiden Prabowo melalui Kementerian PU. Setelah selesai, harus dijaga, dirawat, dan dipelihara oleh masyarakat supaya awet,” ujar Cecep.

Ia mengaku menyayangkan munculnya dugaan pungli yang kemudian viral. Terlebih, berdasarkan informasi yang diterimanya dari warga, kawasan jembatan tersebut sebelumnya juga sempat diwarnai aksi vandalisme dan pencurian komponen, termasuk baut jembatan.

Kondisi itu membuat warga berinisiatif melakukan penjagaan secara swadaya di kedua sisi jembatan. Namun, persoalan tersebut perlu ditangani dengan langkah yang lebih terukur agar keamanan fasilitas publik tetap terjaga dan masyarakat merasa nyaman saat melintas.

Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Tasikmalaya akan memasang PJU untuk meningkatkan penerangan kawasan jembatan, sekaligus CCTV guna membantu memantau aktivitas di lokasi.

Cecep menegaskan, kamera pengawas itu nantinya akan terhubung dengan sistem pemantauan dari Gedung Bupati sehingga kondisi kawasan jembatan dapat diawasi.

“Kenapa perlu lampu? Karena di sini rawan. Kenapa perlu CCTV? Supaya terpantau, mengantisipasi warga yang membuang sampah sembarangan atau membuka baut jembatan. Semuanya akan dimonitor langsung dari Gedung Bupati,” tegasnya.

0 Komentar