Bupati Herdiat Ajak Santri Ciamis Jadi Pelopor Persatuan dan Penggerak Ekonomi

Hari santri
Upacara Hari Santri digelar di halaman Pendopo Ciamis, Kamis (22/10/2026). (Istimewa/Prokopim Ciamis)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengajak seluruh santri di Kabupaten Ciamis menjadi pelopor persatuan, menjaga kerukunan, mengembangkan kreativitas, memberdayakan ekonomi masyarakat, dan berperan aktif menjaga lingkungan.

Ajakan itu disampaikan saat memberi amanat pada Apel Hari Santri Nasional Tahun 2026 tingkat Kabupaten Ciamis di Halaman Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (22/10/2026).

Herdiat mengatakan persatuan dan semangat gotong royong menjadi kekuatan penting dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. Karena itu, santri diminta tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan.

Baca Juga:PSGC Ciamis Bawa 25 Pemain ke Aceh untuk Hadapi Persiraja, Target Poin Penuh di Kandang LawanPenindakan Disebut Belum Cukup, Pemkab Ciamis Siapkan Perda Khusus Miras dan Narkoba!

Menurutnya, semangat kebersamaan harus terus dirawat agar santri mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Dalam amanatnya, Herdiat juga mendorong santri meningkatkan kualitas diri, menjaga tradisi luhur pesantren, dan terbuka terhadap perkembangan zaman. Santri diharapkan tumbuh menjadi generasi jujur, disiplin, mandiri, dan berakhlak mulia.

Ia menilai pondok pesantren memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah karena tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga ruang pembentukan karakter, penanaman kemandirian, penguatan persaudaraan, dan penumbuhan kepedulian sosial.

Pemerintah Kabupaten Ciamis menyampaikan apresiasi kepada para ulama, kiai, ustaz, pengasuh pesantren, dan seluruh keluarga besar pesantren. Kontribusi mereka dinilai penting dalam membina generasi muda serta menjaga kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan menjunjung tinggi kebersamaan.

“Pembangunan daerah membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, ulama, pesantren, lembaga pendidikan, dan seluruh elemen masyarakat. Kolaborasi itu disebut menjadi modal untuk mewujudkan Kabupaten Ciamis yang semakin maju dan sejahtera tanpa meninggalkan nilai agama serta kearifan lokal,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan cita-cita Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi yang tidak hanya cerdas dan terampil, tetapi juga berintegritas dan berakhlak baik.

Santri memiliki peluang sekaligus tanggung jawab mengambil peran di berbagai bidang kehidupan. Santri perlu memadukan ilmu agama dengan pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Baca Juga:Ribuan Botol Miras di Ciamis Dimusnahkan!Ini Penyebab Kericuhan Suporter PSGC vs PSIS di Stadion Galuh Ciamis

“Dengan bekal itu, santri diharapkan tidak hanya menjaga nilai keislaman, tetapi juga menghadirkan solusi bagi persoalan sosial dan ekonomi masyarakat,” katanya.

Pada momentum Hari Santri Nasional 2026, Herdiat berharap seluruh santri Ciamis terus meningkatkan kapasitas diri dan memperkuat peran dalam pembangunan. Semangat keilmuan, persatuan, dan pengabdian diharapkan menjadi bekal menghadapi tantangan masa depan.

0 Komentar