Enam Hari Hilang Saat Memetik Kopi, Herti Ditemukan di Parit Kaki Gunung Burangrang

Enam Hari Hilang Saat Memetik Kopi, Herti Ditemukan di Parit Kaki Gunung Burangrang
Masyarakat dan petugas Polsek Cikalongwetan saat mengevakuasi Herti Sumiati di parit kaki Gunung Burangrang. Dok istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Herti Sumiati (29), warga Kampung Pasir Manggu, Desa Cipada, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), ditemukan setelah hilang sejak Senin (12/10/2026).

Perempuan yang berangkat seorang diri untuk memetik kopi itu ditemukan di sebuah parit di kaki Gunung Burangrang dalam kondisi lemah.

Kapolsek Cikalongwetan, AKP Deden Indrajaya, mengatakan Herti diduga memiliki riwayat penyakit epilepsi. Saat ditemukan, korban mengalami sejumlah luka di bagian kepala, tangan, dan kaki sehingga harus segera dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga:Pemkab Bandung Barat Kebut Sertifikasi Tanah, Aset Daerah Disiapkan Lebih Produktif22 Ribu Anak Masuk Data ATS di Bandung Barat, Disdik Sisir hingga Desa

“Dugaan sementara, korban memiliki riwayat penyakit epilepsi. Saat ini masih dirawat di rumah sakit,” kata Deden saat dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

Deden menjelaskan, Herti berangkat seorang diri menuju kebun kopi di kawasan kaki Gunung Burangrang. Padahal, biasanya korban pergi ke kebun bersama ayahnya.

“Korban berangkat sendiri. Biasanya bersama orang tuanya, sama bapaknya. Keluarga sudah mencari, tetapi tidak ditemukan. Kami menerima laporan pada hari Selasa,” ujarnya.

Sebelumnya, Herti dilaporkan hilang setelah berangkat dari rumahnya pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, korban bermaksud memetik kopi di kawasan perkebunan kaki Gunung Burangrang. Namun, hingga malam hari, korban tidak kunjung pulang.

Keluarga yang khawatir kemudian berupaya mencari keberadaan Herti di sekitar lokasi perkebunan. Namun, pencarian awal tersebut belum membuahkan hasil hingga akhirnya keluarga melaporkan kejadian itu kepada polisi.

Setelah menerima laporan, Polsek Cikalongwetan berkoordinasi dengan Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pemerintah Desa Cipada, Forum RW, Forum RT, keluarga korban, dan warga untuk melakukan pencarian. Tim gabungan menyisir kawasan perkebunan kopi hingga area hutan di kaki Gunung Burangrang yang memiliki medan terjal dan dipenuhi semak belukar.

Deden mengatakan, informasi mengenai pencarian Herti juga disebarkan ke sejumlah desa di wilayah Kecamatan Cikalongwetan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian dan menindaklanjuti setiap informasi dari masyarakat.

Baca Juga:Pembangunan KDKMP di Bandung Barat Terkendala LahanJeje Tuntaskan Perbaikan 15 Ruas Jalan di Bandung Barat hingga Oktober 2026

“Informasi pencarian juga disebarkan ke berbagai desa di wilayah Kecamatan Cikalongwetan. Setiap laporan masyarakat merupakan hal penting yang harus ditindaklanjuti secara cepat, tepat, dan profesional,” ujarnya.

0 Komentar