Bupati Cecep:  Akhir 2026 SOR Kaliki dan Jembatan Penghubung Ditarget Tuntas dan Fungsional

Bupati Cecep:  Akhir 2026 SOR Kaliki dan Jembatan Penghubung Ditarget Tuntas dan Fungsional
Ilustrasi rencana Pembangunan Jembatan dan Stadion menjadi satu kawasan. Foto: Pemkab Tasikmalaya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Setelah sekitar 12 tahun belum bisa difungsikan secara optimal, pembangunan Stadion Olahraga (SOR) Kaliki di Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, ditargetkan tuntas pada akhir 2026. Pemkab Tasikmalaya juga memprioritaskan pembangunan jembatan penghubung dari kawasan perkantoran menuju kompleks olahraga tersebut.

Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin dalam keterangannya, Minggu (18/10/2026), menargetkan pembangunan SOR Kaliki beserta jembatan penghubungnya selesai tahun ini sehingga dapat segera difungsikan dan dimanfaatkan masyarakat.

“Target tahun ini, jembatan dan stadion bisa difungsikan,” tegas dia.

Penyelesaian kedua infrastruktur itu menjadi bagian penting untuk menghidupkan kawasan olahraga yang pembangunannya telah dimulai sejak 2014. Selama ini, anggaran sekitar Rp86 miliar telah terserap, tetapi fasilitas tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga:Bakar Sampah Berujung Hanguskan Kios Pandai Besi di Cintawana-Tasikmalaya, Kerugian Capai Puluhan JutaVoice Over Kini Masuk Subsektor Ekonomi Kreatif

Untuk pekerjaan lanjutan, Pemkab Tasikmalaya menyiapkan anggaran sekitar Rp72 miliar melalui APBD Perubahan 2026, dengan sumber pembiayaan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang nilainya sekitar Rp78 miliar.

Kepala DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Deden Ramdhan Nugraha, sebelumnya menjelaskan kepada Jabar Ekspres bahwa pekerjaan lanjutan mencakup pembangunan jalan dan jembatan penghubung, tribun timur, pagar kawasan, lapangan sepak bola, serta pematangan lahan dan jogging track. Rincian anggaran tetap mengikuti proses verifikasi dan penetapan anggaran.

Dalam perencanaan yang dibahas bersama Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya, pembangunan tribun timur diperkirakan membutuhkan Rp35,5 miliar, sedangkan jalan dan jembatan penghubung sekitar Rp25,3 miliar hingga Rp26,3 miliar.

Sementara itu, kebutuhan untuk pengembangan SOR secara menyeluruh diperkirakan jauh lebih besar. Pemkab sebelumnya mengusulkan dukungan pendanaan pemerintah pusat, dengan proyeksi kebutuhan pengembangan kawasan mencapai sekitar Rp400 miliar.

Dengan target penyelesaian pada akhir tahun ini, Pemkab Tasikmalaya berharap SOR Kaliki tidak lagi sekadar menjadi proyek pembangunan, tetapi benar-benar berfungsi sebagai pusat kegiatan olahraga, pembinaan atlet, dan aktivitas masyarakat. Jembatan penghubung juga diharapkan memperlancar akses dari kawasan perkantoran menuju kompleks olahraga tersebut. (Hen)

0 Komentar