Petugas gabungan mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran Kabupaten Tasikmalaya, dua kendaraan Yon TP 939/Macan Putih, satu unit mobil pemadam kebakaran Kota Tasikmalaya, serta satu unit mobil tangki air Tagana Kabupaten Tasikmalaya.
Setelah berjibaku selama kurang lebih satu jam, petugas akhirnya berhasil memadamkan api.
Akibat kejadian tersebut, kios pandai besi milik Nana Gozali mengalami kerusakan parah. Laporan Damkar menyebutkan bangunan semi permanen berukuran 2 x 3 meter mengalami kerusakan hingga 100 persen.
Baca Juga:Dua Rumah dan Kandang Ternak di Tasikmalaya Ludes Terbakar, 12 Ekor Domba Mati TerpanggangPetugas Gabungan Damkar Ciamis Padamkan Kebakaran Hutan Jati di Pamarican, Satu Hektare Lahan Perhutani Ludes
Sementara itu, laporan kejadian yang dihimpun Tagana dan diberitakan media lain menyebutkan ukuran bangunan sekitar 8 x 4 meter.
Perbedaan data ukuran bangunan tersebut masih perlu dipastikan melalui pendataan lebih lanjut. Adapun kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp60 juta.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah, terutama di dekat ilalang kering, kebun bambu, maupun bangunan yang menggunakan material mudah terbakar.
Pembakaran sampah yang tidak diawasi dapat memicu kebakaran lebih luas, menimbulkan kerugian materi, bahkan mengganggu aktivitas masyarakat seperti yang terjadi di jalur utama Tasikmalaya-Garut.
Masyarakat diimbau menghindari pembakaran sampah di kawasan rawan kebakaran serta memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi. (Hen)
