Sekolah Rakyat Bakal Berdiri di Cireundeu, Hibah Lahan 10 Hektare Masih Berproses

Sekolah rakyat
Wali Kota Cimahi Ngatiyana saat Memberikan Sambutan dalam Kegiatan Open House Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Sentra Abiyoso Cimahi (Mong)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi tengah mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kampung Adat Cireundeu. Sekolah yang direncanakan berdiri di atas lahan seluas 10 hektare itu akan menampung peserta didik dari jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA).

Wali Kota Cimahi Ngatiyana mengatakan, persiapan pembangunan Sekolah Rakyat tersebut masih berproses melalui koordinasi lintas daerah. Dinas Sosial Kota Cimahi telah menjalin komunikasi dan menggelar rapat bersama pemerintah provinsi, kabupaten/kota di wilayah Bandung Raya.

Ngatiyana menyampaikan, lahan yang disiapkan merupakan aset milik sejumlah pemerintah daerah, yakni Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kota Cimahi. Seluruh pihak telah berkontribusi dalam rencana penyediaan lahan tersebut.

Baca Juga:FW Beri Klarifikasi soal Laporan Dugaan Penipuan Catering di Cirebon, Sebut Ada Kesepakatan PerdamaianATM Emas Bank Mandiri Region VI/Jawa 1 Kini Hadir di Surapati dan Soekarno Hatta Bandung

“Mudah-mudahan tahun depan. Kita sedang proses untuk hibah lahan dari Provinsi Jawa Barat, Kota Bandung, Kabupaten Bandung, dan Bandung Barat untuk diserahkan kepada Kementerian Sosial. Nanti dibangun di Cireundeu oleh Kementerian Sosial,” kata Ngatiyana saat ditemui Jabar Ekspres seusai menghadiri Open House SMRP di Sentra Abiyoso Cimahi, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Ia mengatakan, proses hibah lahan akan difasilitasi Gubernur Jawa Barat sebelum diserahkan kepada Kementerian Sosial. Selanjutnya, pembangunan Sekolah Rakyat menjadi kewenangan kementerian tersebut.

Ngatiyana berharap, lahan seluas 10 hektare itu dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menampung peserta didik dari keluarga yang membutuhkan. Sekolah tersebut juga diharapkan memberikan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Cimahi dan daerah sekitarnya.

“Alhamdulillah, semua berkontribusi sehingga nanti akan dibangun Sekolah Rakyat seluas 10 hektare,” ujarnya.

Ia menilai pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap pengembangan sumber daya manusia di Kota Cimahi. Selain keberadaan Sekolah Taruna Nusantara, Cimahi nantinya diharapkan memiliki fasilitas pendidikan tambahan yang dapat membuka peluang bagi lahirnya generasi unggul.

Ngatiyana menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas rencana pembangunan tersebut. Ia berharap, kehadiran Sekolah Rakyat dapat membantu melahirkan calon pemimpin masa depan dari masyarakat setempat.

“Walaupun Cimahi kota kecil, sumber daya manusianya mudah-mudahan mumpuni. Inilah tujuan kita ke depan, agar bibit-bibit unggul dan calon pemimpin bisa lahir dari masyarakat Kota Cimahi,” tuturnya.

0 Komentar