ABI Dorong Persatuan Umat dan Peka Isu Lingkungan

ABI Dorong Persatuan Umat dan Peka Isu Lingkungan
ABI Dorong Persatuan Umat dan Peka Isu Lingkungan
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Ahlul Bait Indonesia (ABI) Kota Bandung berupaya menjaga persatuan umat. Termasuk mendorong para dai untuk peka terhadap isu lingkungan. Hal itu bagian dari menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Indonesia adalah negara majemuk. Masyarakatnya terdiri dari berbagai suku maupun agama. Sehingga rentan terhadap perpecahan. Karena itu, semangat persatuan perlu untuk terus dipupuk.

Sekretaris DPW IPI Jawa Barat Raden Aries Sofwan Zarkasih menuturkan, perpecahan umat itu banyak dipicu dengan berbagai faktor. Termasuk yang kini soal isu lingkungan.

Baca Juga:FW Beri Klarifikasi soal Laporan Dugaan Penipuan Catering di Cirebon, Sebut Ada Kesepakatan PerdamaianATM Emas Bank Mandiri Region VI/Jawa 1 Kini Hadir di Surapati dan Soekarno Hatta Bandung

“Biasanya soal isu lingkungan, hingga soal genosida global,” cetusnya dalam seminar yang digelar bersama Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat Ikatan Pondok Pesantren Indonesia (IPI), Sabtu (17/10).

Sebagai masyarakat atau umat mestinya ada kepedulian juga soal masalah lingkungan. Karena masalah lingkungan jika diabaikan bisa berdampak serius. Termasuk ke perpecahan.

“Contoh buang sampah sembarangan, itu bisa menyebabkan banjir. Lalu bakar hutan bisa menimbulkan bahaya kesehatan bagi masyarakat, ” tuturnya.

Karena itu, Raden Aries berpesan agar masyarakat khususnya umat islam juga peduli terhadap masalah ini.

Kemudian semangat menjaga integrasi bangsa dari perpecahan penting untuk terus dipupuk. Hal ini agar tidak terjadi prasangka antar sesama umat Islam yang berbeda dan memastikan stabilitas sosial supaya saling bisa menghargai antar kelompok.

Menurutnya, suatu yang mendesak adalah kolaborasi diseminasi tentang pentingnya persaudaraan. Hal itu untuk menyatukan keunikan setiap kelompok demi kemaslahatan bersama.

Pihaknya berkomitmen untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas nasional melalui edukasi dan aksi nyata. Fokus kita adalah mengganti prasangka dengan rasa saling percaya, guna memastikan keutuhan bangsa tetap terjaga dari ancaman disintegrasi,

Baca Juga:KPAID Tasikmalaya Ingatkan Bahaya Medsos Usai Siswi SMK Diduga Jadi Target Pengantin PesananWajib Halal 2026 Jadi Peluang Industri Nasional Tingkatkan Daya Saing

Panitia Penyelenggara Rustan Ardhi menambahkan, bahwa upaya mempererat silaturahmi dan membangun persaudaraan merupakan watak dari ajaran Rasulullah. Ini patut untuk terus dilestarikan.

Terlebih mempertemukan saudara seiman yang berbeda mazhab dan latar belakang berbeda secara pandangan partikular keagamaan.

“Kegiatan semacam ini penting. Karena bisa memupuk silaturahmi, komunikasi dan perjumpaan diantara sesama muslim yang walaupun berbeda pandangan atau mazhab, ” jelasnya di Masjid Al Jabbar Kota Bandung.

0 Komentar