1 Orang Diamankan Polisi Pasca Keributan DC dan Ormas di Bandung 

Keributan
Suasana pasca keributan antara debt collector (DC) dan organisasi masyarakat (ormas) di Jalan Mohammad Toha, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jumat (16/10/2026) malam. Insiden yang diduga dipicu penarikan sepeda motor tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat. Foto: Dimas Rachmatsyah / Jabar Ekspres
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Jajaran Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Bandung, berhasil mengamankan satu orang pasca terjadinya insiden keributan antara Debt Collector (DC) dengan Organisasi Masyarakat atau Ormas, di Jalan Moh Toha, Kota Bandung.

Peristiwa yang terjadi, pada Jum’at, 16 Oktober 2026 sekitar pukul 18.00 Wib, menurut Kabag Ops Polrestabes Bandung AKBP Asep Saepudin, bermula dari adanya kesalahpahaman dari kedua pihak tersebut.

“Di sana terjadi keributan yang berawal dari kesalahpahaman antara DC dengan salah satu ormas. Dan Alhamdulillah ketika kita ke lokasi dari ormas bisa dengan tertib membubarkan diri,” katanya, Sabtu, (18/10).

Baca Juga:Viral Keributan Berdarah di Arcamanik Bandung, Polisi Tegaskan Bukan BegalKeributan Dua Kelompok Pemuda di Bandung Wetan Viral, Polisi Amankan Sejumlah Pelaku

Asep menambahkan, untuk pihak DC terlibat keributan, telah di bawa ke Mapolrestabes Bandung untuk dilakukan proses pendalaman.

“Dari DC yang melakukan kesalahpahaman tersebut kita amankan di Polrestabes Bandung untuk selanjutnya dilakukan pendalaman lebih lanjut. Termasuk juga ada warga yang diambil motornya oleh DC tersebut juga kita minta keterangan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menambahkan bahwa jajaranya akan melakukan proses pemeriksaan lebih lanjut terhadap oknum yang diduga menjadi biang dalam insiden keributan tersebut.

“Kami sudah mengamankan yang diduga ada kaitan dengan kejadian tersebut, mulai dari yang diduga menantang. Tapi memang ini perlu pendalaman lebih lanjut, perlu dilakukan penyelidikan juga untuk membuktikan apakah memang yang bersangkutan melakukan penantangan kepada ormas,” ucapnya.

Anton menyebut, jajaranya kini baru mengamankan satu orang pelaku yang diduga menjadi biang keributan tersebut.

“Sementara baru satu ya tadi, yang satu yang diduga melakukan penantangan,” ungkapnya.

Untuk mengantisipasi terjadinya keributan kembali, Anton mengaku telah mengimbau kepada kedua belah pihak agar dapat menahan diri dan tidak terpancing.

Baca Juga:Keributan Pecah di Karnaval Tagogapu, Panitia Ungkap Dugaan PemicuPolisi dan Danramil Dipukul Saat Lerai Keributan Karnaval, 4 Terduga Pelaku Diamankan

“Kami di sini meminta kepada masing-masing pihak untuk menahan diri ya, jangan sampai ada kejadian-kejadian, jangan sampai ada perbuatan yang main hakim sendiri. Serahkan kepada kami kepada pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan diharapkan situasi agar selalu kondusif,” imbuhnya.(San).

0 Komentar