JABAR EKSPRES – Pemerintah Kota Cimahi mendorong usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar mampu berkembang dan naik kelas melalui penguatan permodalan, pendampingan, serta perluasan akses pasar.
Upaya tersebut dilakukan bersama Permodalan Nasional Madani (PNM) yang selama ini memfasilitasi pembiayaan sekaligus pembinaan bagi pelaku usaha, terutama perempuan.
Sekretaris Daerah Kota Cimahi Maria Fitriana mengatakan, dukungan PNM memberikan manfaat bagi pelaku usaha dalam mengembangkan bisnis. Menurut dia, pendampingan yang berjalan beriringan dengan akses permodalan menjadi salah satu faktor penting untuk meningkatkan kapasitas usaha.
Baca Juga:Terungkap! Siswi SMK di Tasikmalaya Diduga Jadi Target Pengantin Pesanan WNA ChinaJateng Akan Dijadikan Role Model Penanganan Tuberkulosis
“Jadi, ini sangat-sangat bermanfaat untuk perkembangan usaha mereka,” kata Maria seusai menghadiri kegiatan Pemberdayaan Kapasitas Usaha Akbar 2026 di Gedung Techno Park, Kecamatan Cimahi Selatan, Kamis, 15 Oktober 2026.
Maria mengatakan, perkembangan UMKM dapat dilihat dari peningkatan kapasitas pembiayaan yang diperoleh nasabah. Ia mencontohkan, pelaku usaha yang semula mendapatkan pinjaman Rp3 juta kini mulai memperoleh pembiayaan hingga Rp6 juta.
Selain peningkatan pembiayaan, kedisiplinan nasabah dalam membayar angsuran juga menjadi salah satu indikator perkembangan usaha. Menurut Maria, hal itu dapat menunjukkan adanya peningkatan pendapatan sekaligus kemampuan pelaku usaha dalam menjangkau pasar.
“Dan mereka sudah secara rutin mengangsur dengan cukup disiplin. Jadi, artinya pendapatan mereka sudah meningkat dan mereka juga sudah mulai mempunyai pasar-pasarnya,” ujarnya.
Untuk memantau perkembangan UMKM, Pemerintah Kota Cimahi melalui Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Disdagkoperin) melakukan pembinaan khusus. Pemerintah daerah juga berkolaborasi dengan PNM untuk melihat perkembangan setiap usaha yang menjadi sasaran program pemberdayaan.
Maria mengatakan, pembinaan tersebut diperlukan agar peningkatan kapasitas UMKM dapat terpantau dan berjalan secara berkelanjutan.
“Jadi, tentu saja kita akan bisa melihat naik kelasnya dari masing-masing UMKM,” kata dia.
Baca Juga:421 Desa/Kelurahan di Jateng Berstatus Siaga TB, Pemprov Terus Upayakan Skrining dan PencegahanIndonesia Targetkan 7 Medali Emas di Asian Para Games Nagoya 2026
Pemkot Cimahi juga berupaya membuka peluang pemasaran bagi pelaku UMKM melalui berbagai kegiatan. Salah satunya dengan melibatkan mereka dalam bazar dan acara yang diselenggarakan pemerintah daerah.
Selain melalui Disdagkoperin, dukungan juga dilakukan di tingkat kelurahan. Menurut Maria, pemerintah kelurahan kerap mengajak pelaku UMKM untuk berkolaborasi dalam berbagai kegiatan sehingga produk mereka memiliki kesempatan lebih luas untuk dikenal masyarakat.
