Bertahun-tahun Tak Tersentuh Pembangunan, Jalan Citatah-Pasegan di KBB Bikin Warga Waswas

tanah dan bebatuan. Dok warga
Seorang pengendara sepeda motor tengah melintas di jalan bebatuan daerah Bandung Barat/ Istimewa
0 Komentar

Menurut Tepen, warga sebenarnya telah menyampaikan aspirasi pembangunan jalan kepada pihak terkait. Namun, realisasi perbaikan hingga kini belum terwujud karena status jalan tersebut berada di kawasan perkebunan milik PT Siwani. Status lahan itu disebut menjadi salah satu kendala dalam upaya pembangunan.

“Aspirasi pembangunan jalan sudah kami sampaikan, tapi statusnya jalan perkebunan. Nah, itu yang menjadi hambatan karena pemerintah beralasan jalan ini berada di kawasan perkebunan,” ungkapnya.

Keluhan serupa disampaikan Ketua RW 17 Desa Cipatat, Yayat. Ia mengatakan, kondisi jalan tersebut tidak banyak berubah sejak dirinya lahir. Selama bertahun-tahun, warga masih harus melewati jalur tanah dan bebatuan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Baca Juga:Terungkap! Siswi SMK di Tasikmalaya Diduga Jadi Target Pengantin Pesanan WNA ChinaJateng Akan Dijadikan Role Model Penanganan Tuberkulosis

“Sejak saya lahir juga, jalan ini masih begini saja terus,” kata Yayat.

Ia mengaku hampir setiap minggu menerima keluhan masyarakat, terutama dari orang tua yang anaknya terjatuh saat melintasi jalan tersebut. Risiko kecelakaan meningkat ketika hujan turun karena aliran air membuat permukaan jalan menyerupai sungai, sehingga semakin sulit dan berbahaya untuk dilalui.

Yayat menyayangkan persoalan yang telah berlangsung lama itu belum diikuti realisasi pembangunan. Menurutnya, warga membutuhkan langkah konkret untuk mengatasi persoalan akses tersebut.

“Saya harapkan kepada pemerintah, cobalah lihat jalan ini, warga di sini. Kami sebagai warga juga ingin merasakan jalan yang layak seperti orang lain,” tandasnya. (Wit)

0 Komentar