Ajakan “Nepal-kan” Sumedang dan Hina Bupati-Wabup, Pentolan Koalisi 99 Benarkan Pesan Dikirim Ade Nurzaman

Soal Ajakan “Nepal-kan” Sumedang dan Hina Bupati-Wabup, Pentolan Koalisi 99 Benarkan Pesan Dikirim Ade Nurzama
Soal Ajakan “Nepal-kan” Sumedang dan Hina Bupati-Wabup, Pentolan Koalisi 99 Benarkan Pesan Dikirim Ade Nurzaman
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Nama Abuya Cimanggung, Ade Nurzaman disebut sebagai orang yang membuat narasi dengan kalimat dugaan ujaran kebencian, yang ditujukan kepada Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir serta Wakil Bupati Sumedang, M Fajar Aldila.

Ade Nurzaman yang merupakan anggota di Koalisi 99 Peduli Sumedang itu juga diduga mengajak warga untuk berbuat chaos situasi, dengan menulis pesan yang dia kirimkan ke grup WhatsApp untuk membuat Kabupaten Sumedang rusuh seperti kerusuhan yang menyasar pejabat negara di Nepal.

Ade sebelumnya dikaitkan dengan unggahan poster yang memuat gambar dirinya disertai narasi hinaan terhadap Bupati dan Wakil Bupati Sumedang.

Baca Juga:Sidang Teddy Darmansyah Kembali Digelar, Korban Akui Kerugian MembengkakJelang Hari Santri 2026, Bupati Cecep Mulai Safari Ziarah Ulama Tasikmalaya

Pentolan Koalisi 99 Peduli Sumedang mengatakan, jika Ade Nurzaman memang membuat serta mengirimkan pesan ajakan “Nepal-kan” Sumedang.

Akan tetapi, setelah adanya unggahan poster yang ramai jadi perbincangan, pesan buatan dan kiriman Ade Nurzaman itu dihapusnya sendiri.

“Benar Ade NurZaman mengirimkan chat berisi itu. Namun setelah viral di media sosial chat tersebut dihapus di WA Grup oleh yang bersangkutan,” kata sumber pada Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, dia sudah mengonfirmasi kepada anggota grup Koalisi 99 Peduli Sumedang, bahkan telah mengumpulkan bukti tangkapan layar (screenshot) dari pesan yang dilontarkan Ade dalam grup, meski setelah ramai narasi tersebut pun dihapus.

“Pernyataan ini dibenarkan juga oleh anggota group WA Koalisi 99 Peduli Sumedang,” bebernya.

Sebelumnya, Ade viral di aplikasi percakapan warga di Kabupaten Sumedang. Sebuah gambar berisikan foto seorang pria berpakaian ustaz dengan udeng putih besar.

Di bawah foto pria bernama Ade Nurzaman yang mengklaim diri sebagai “Abuya Cimanggung Ustadz Ade Nurzaman” terdapat serangkaian kalimat hinaan.

Baca Juga:Konsisten Perkuat Tata Kelola, PGN Kembali Raih Penghargaan IICD Corporate Governance Award 2026Tertibkan PKL Pasar Kiaracondong, Farhan Prioritaskan Pembenahan Drainase dan Penataan Parkir

Hinaan itu ditujukan kepada Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila. Menurut rangkaian kalimat itu, Bupati dan Wabup kini telah memiliki gelar baru. Sederet gelar hinaan disematnya untuk dua pemimpin itu.

Selain itu, kalimat-kalimat itu juga mengandung ucapan “laknat” atau kutukan kepada keduanya. Yang paling menonjol, kalimat itu juga mengandung seruan untuk membuat suasana chaos seperti di Nepal.

Kata “di-Nepalkan” tertulis jelas di dalam gambar tersebut dengan maksud Bupati dan Wabup mesti dikejar oleh massa, diburu seperti para pemimpin di negara Nepal.

0 Komentar