Jelang Hari Santri 2026, Bupati Cecep Mulai Safari Ziarah Ulama Tasikmalaya

Jelang Hari Santri 2026, Bupati Cecep Mulai Safari Ziarah Ulama Tasikmalaya
Jelang Hari Santri 2026, Bupati Cecep Mulai Safari Ziarah Ulama Tasikmalaya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang peringatan Hari Santri Nasional 2026, Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin memulai safari ziarah ke makam para ulama dan tokoh Islam yang berjasa dalam perjuangan serta perkembangan syiar Islam di Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan bertajuk Jiyarotusyusyukh tersebut dimulai Selasa (13/10/2026), sekaligus menjadi pembuka rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Tasikmalaya yang berlangsung pada 13–16 Oktober 2026.

Dalam keterangannya, Rabu (14/10/2026), Cecep menyampaikan bahwa ziarah ke maqbaroh para ulama bukan sekadar tradisi, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan, meneladani keteladanan, serta memperkuat penghormatan terhadap jasa para ulama dalam membangun kehidupan keagamaan masyarakat Tasikmalaya.

Baca Juga:Konsisten Perkuat Tata Kelola, PGN Kembali Raih Penghargaan IICD Corporate Governance Award 2026Tertibkan PKL Pasar Kiaracondong, Farhan Prioritaskan Pembenahan Drainase dan Penataan Parkir

Sejumlah lokasi menjadi tujuan ziarah, di antaranya Pondok Pesantren Cipasung, Taman Makam Pahlawan Sukamanah di Kecamatan Sukarame, dan Pondok Pesantren Cintawana.

Rombongan juga berziarah ke Maqom Gan Aun, penyusun kitab Mirqotul Mahabbah, di Kecamatan Mangunreja, serta makam KH Muhammad Syabandi atau Mama Cilenga di Kecamatan Sariwangi.

Ziarah tersebut menjadi pengingat bahwa perkembangan Islam dan tradisi pesantren di Tasikmalaya tidak terlepas dari peran panjang para ulama dalam membimbing umat, menanamkan nilai keislaman, serta menjaga kehidupan sosial masyarakat.

Bagi Cecep, momentum menjelang Hari Santri juga menjadi kesempatan untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah, kalangan pesantren, dan masyarakat. Nilai perjuangan serta keteladanan para ulama diharapkan terus hidup dan menjadi pijakan dalam membangun Kabupaten Tasikmalaya.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten daerah, kepala perangkat daerah, kepala bagian, staf ahli, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya beserta jajaran.

Hadir pula pimpinan BUMD, pengurus Forum Pondok Pesantren (FPP), organisasi keagamaan, dan sejumlah undangan lainnya.

Melalui rangkaian peringatan Hari Santri Nasional tahun ini, Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya mengagendakan kegiatan seremonial, tetapi juga mengangkat kembali nilai sejarah, perjuangan, dan kontribusi pesantren sebagai bagian penting dari perjalanan masyarakat Tasikmalaya. (Hen)

0 Komentar